DetikNews
Selasa 09 April 2019, 11:57 WIB

Penemuan Mayat Wanita Hamil di Tol Jagorawi dari Pencarian Lovebird

Mei Amelia Rahmat - detikNews
Penemuan Mayat Wanita Hamil di Tol Jagorawi dari Pencarian Lovebird Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Mayat wanita hamil di pinggir jalur masuk Jalan Tol Jagorawi, Cililitan, arah Taman Mini ditemukan terkubur sebagian dengan ditutupi daun pisang. Mayat wanita berbaju hijau ini pertama kali ditemukan pencari burung lovebird.

"Saat ditemukan, korban memakai baju warna hijau muda putih motif garis-garis dan ada gambar boneka serta mengenakan celana legging warna hitam," ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Ady Wibowo kepada wartawan, Selasa (9/4/2019).

Mayat wanita yang belum diketahui identitasnya ini ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu (7/4), di taman kota Jalan Tol Jagorawi arah Taman Mini oleh pria berinisial IF.





Kepada polisi, IF, yang sedang naik angkot M-06A arah Kramatjati, turun di Jl Mayjen Soetoyo, Kecamatan Makasar, karena melihat ada burung lovebird.

"Saksi tiba-tiba melihat burung lovebird warna kuning-biru, lalu saksi bilang kepada sopir untuk berhenti. Setelah saksi turun dari angkot 06A, kemudian saksi mengejar burung tersebut ke dalam taman kota Tol Jagorawi namun tidak tertangkap karena burung tersebut terbang ke pohon yang berada di tengah-tengah jalan tol," papar Kombes Ady.





Saat IF akan kembali ke jalan raya, saksi mencium bau busuk dan melihat tumpukan daun pisang. Saksi meminta bantuan warga hingga akhirnya polisi dari Polsek Makasar mendatangi lokasi temuan mayat wanita di pinggir jalur masuk Jalan Tol Jagorawi.

Dari hasil autopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jaktim, mayat diduga korban pembunuhan ini berusia 20-25 tahun berdasarkan hasil pemeriksaan gigi.

"Ciri-ciri korban ada tahi lalat kecil di bawah kuping sebelah kanan. Bekas luka bakar di betis kaki sebelah kanan. Gigi depan patah kecil warna agak hitam," ujar Kombes Ady.





Sedangkan dari pemeriksaan dalam, wanita diduga korban pembunuhan itu sedang hamil dengan usia bayi diperkirakan 8-9 bulan.

"Dari pemeriksaan luar dan dalam didapatkan kekerasan tumpul di dahi, terdapat luka terbuka tapi tidak rata. Sebab, kematian akibat kekerasan benda tumpul yang menyebabkan mati lemas," kata Ady.
(fdn/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed