DetikNews
Senin 08 April 2019, 23:25 WIB

Prabowo Menang di Survei Puskaptis, Fadli Zon: Prediksi Saya 59-63%

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Prabowo Menang di Survei Puskaptis, Fadli Zon: Prediksi Saya 59-63% Waketum Partai Gerindra Fadli Zon (Tsarina/detikcom)
Jakarta - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon, menganggap hasil survei Puskaptis sebagai indikator. Fadli yakin Prabowo akan menang pada Pilpres 2019.

"Dalam survei kami, Pak Prabowo menang. Prediksi saya 59-63 persen, dan itu saya kira terukur. Karena itu, yang paling penting adalah menjaga sekarang agar suara-suara masyarakat, suara rakyat, yang nanti dalam pemilu ini betul-betul bisa terjaga dan tidak dicurangi," ungkap Fadli di Aljazeerah Polonia, Jakarta Timur, Senin (8/4/2019).


Pada Pilpres 2014, Puskaptis memenangkan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa pada saat lembaga survei lainnya merilis hasil Jokowi-Jusuf Kalla yang menang, dengan selisih angka tidak jauh dari real count KPU. Menanggapi hal itu, Fadli menilai banyak lembaga survei lain yang juga bermasalah.

"Ya kan setiap survei juga banyak bermasalah. Termasuk survei-survei Denny JA LSI, SMRC, Charta Politika, kan banyak bermasalah. Dan bermasalahnya bukan dulu, baru-baru ini saja," tuturnya.

Fadli mencontohkan banyak lemba survei yang hasilnya meleset jauh dari kenyataan saat Pilgub DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Politikus Gerindra itu menganggap survei tidak lagi bisa memotret keadaan sesungguhnya.

"Sehingga menurut saya, mereka itu sebenarnya menjadi tim kampanye, karena menjadikan survei sebenarnya alat propaganda atau alat kampanye, yang mereka pun dibayar. Mereka menjadi konsultan politik, salah satu instrumen konsultan politik itu adalah survei," kata Fadli.


Sebelumnya, Puskaptis menyatakan Prabowo-Sandi unggul tipis atas Jokowi-Ma'ruf Amin. Elektabilitas Prabowo-Sandi disebutkan sebesar 47,59 persen, sementara Jokowi-Ma'ruf 45,37 persen.

Penelitian dilakukan pada 26 Maret sampai 2 April 2019 dengan jumlah responden 2.100 orang. Metode yang dilakukan adalah random sampling dengan margin of error +/- 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(azr/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed