Kehabisan Stok, SPBU Semarang Tutup Dini
Selasa, 27 Sep 2005 20:58 WIB
Semarang - Serbuan pembeli BBM di Semarang akhirnya berhenti. Bukan karena mereka sudah dapat BBM, tapi karena stok SPBU habis. SPBU pun tutup lebih awal.SPBU yang terpaksa tutup lebih awal adalah SPBU Jalan Sriwijaya. Padahal, ratusan pembeli ini di SPBU yang lokasinya hanya beberapa ratus meter dari pusat kota Kawasan Simpang ini masih membludak."Lah mau gimana lagi, mas. Stoknya sudah nggak ada kok. Baik premium, pertamax, dan solar sudah ludes karena banyaknya pembeli," tutur salah seorang petugas SPBU Suwardi ketika ditemui di tempat kerjanya, Selasa (27/9/2005) petang.Suwardi menjelaskan, Pertamina baru akan mengirim BBM lagi esok harinya. Dengan demikian, malam ini dia dan teman-temannya dipastikan menganggur. Mereka baru dapat bekerja kalau sudah ada suplai dari Pertamina.Di pintu masuk SPBU, mereka memasang tulisan "premium habis", "solar habis", dan "pertamax habis". Meski demikian masih ada saja pembeli yang nekat menerobos. Beberapa detik kemudian mereka balik lagi setelah diberitahu semua jenis BBM habis.Satu jam setelah kehabisan stok, ternyata Pertamina sudah mengirim satu tangki solar berisi 16 kilo liter (KL). Alhasil malam ini, mereka hanya dapat melayani pembeli yang kendaraannya berbahan bakar solar saja."Kalau premium kemungkinan besar baru datang besok pagi sekitar jam 8. Dua tiga hari terakhir, suplai belum datang, pembeli sudah mengantre," kata Suwardi.Suwardi menjelaskan, SPBU tempatnya bekerja hanya mendapat jatah 24 KL. Padahal kebutuhan sehari hari biasanya mencapai 27-32 KL. Pengurangan jatah ini membuat stok cepat habis.Sementara itu, hingga saat ini di SPBU lain seperti SPBU Jalan Ahmad Yani, Jalan Pandanaran, dan Gajah Mungkur, pengantre masih terlihat membludak. Tampaknya pembeli memang tak memedulikan waktu demi mengisi kendaraannya.
(mar/)











































