Urutan-urutan Jambret Maut Tewaskan Korban dan Pelaku di Rasuna Said

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Senin, 08 Apr 2019 15:37 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Aksi penjambretan terhadap driver ojek online di Menteng, Jakarta Pusat berujung kematian. Dalam kejadian itu, korban penjambretan meninggal dan satu pelaku juga meninggal terjatuh dari motor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan, kejadian pada Jumat (5/4) pukul 02.00 WIB. Saat itu, korban driver ojek online bernama Ajeng berboncengan motor dengan temannya Ria, melintas di Menteng, Jakarta Pusat.

"Pada jam itu korban Ajeng mendapatkan order. Dia berjalan, waktu si korban yang dibonceng ini memegang HP dan bawa tas," jelas Argo.

Ketika motor melintasi flyover perbatasan Menteng-Kuningan, korban dipepet dari sebelah kiri oleh tersangka MSA dan HZ. Kemudian, tersangka HZ merampas ponsel milik Ajeng yang sedang dipegang.

"Yang ngambil yang bonceng HZ, ini tersangka yang bonceng ya pelaku," kata Argo.



Kedua pelaku kemudian memacu motornya hingga ke Jalan Rasuna Said, Kuningan. Di depan Gedung KPK, kedua pelaku berhenti untuk bergantian membawa motor.

"Saat berhenti, korban Ajeng masih ngejar dan berhenti di motornya tersangka ini, dia mau nanya HP-nya kenapa diambil," lanjutnya.

Namun, belum sempat Ajeng menanyakan itu, tersangka malah mencoba merampas tas milik korban. Sehingga di situ terjadi tarik-menarik tas.

"Akhirnya pelaku bisa kabur menuju arah Wisma Tugu di sana," ucapnya.

Korban kemudian mengejar kedua tersangka ke Wisma Tugu. Hingga akhirnya, korban bisa menyusul motor pelaku dan menabrakannya ke motor pelaku.

"Harapannya kenapa ditabrak, biar nggak lari lagi, kemudian jatuh dan penumpang Ria ini terbentur kepalanya dan meninggal," ungkapnya.

Selain Ria, tersangka HZ juga meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan rekannya MSA, diamankan polisi dan warga yang saat itu juga ikut mengejar mereka hingga ke depan Wisma Tugu.

Dalam perkembangannya, diketahui MSA dan HZ sudah melakukan 10 kali penjambretan dengan modus serupa. Namun, MSA mencoba melarikan diri ketika hendak diminta tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin Kompol Handik Zusen dan AKP Rovan Richard Mahenu, untuk menunjukkan lokasi lain.

Sehingga polisi menembaknya di bagian kaki. Namun MSA kehabisan darah dan meninggal dalam perjalan ketika dibawa ke RS Kramat Jati, Jaktim.

(sam/mea)