Diduga Timbun dan Oplos Solar, Gudang Warga Disegel Polisi
Selasa, 27 Sep 2005 17:11 WIB
Donggala - Diduga menimbun dan mengoplos solar, sebuah gudang milik warga Labuan Bajo, Donggala, Sulawesi Tengah disegel aparat Polres Donggala. Saat ini, pemiliknya sudah dimintai keterangan dan sampel solarnya tengah diteliti petugas dari Depot Pertamina Donggala.Dugaan penimbunan dan pengoplosan minyak diketahui dari laporan warga setempat. Mereka curiga banyak stok solar di gudang milik warga berinisial Ng itu. Tim dari Polres Donggala pun menelusuri informasi ini dan datang ke lokasi gudang itu di Kelurahan Labuan Bajo, Donggala. Di sana memang ditemukan belasan drum berisi solar. Padahal setiap hari, puluhan kendaraan harus rela mengantre solar di stasiun pengisian bensin umum setempat. Bahkan tak jarang, stok solar di SPBU kehabisan.Untuk mempermudah penyelidikan dan penyidikan kasus ini, polisi pun menyegel gudang itu. Gudang seluas 30 x 10 meter persegi itu saat ini, Selasa (27/9/2005) dikelilingi police line.Dari keterangan Sahrul, nelayan setempat, selama ini pemilik gudang itu menjual solar kepada nelayan. Gudang ini ini memang terletak di depan dermaga nelayan Donggala. Namun, saat hendak dimintai keterangan, para nelayan ini mengaku tak tahu apa-apa. "Selama ini memang saya ambil solar di sini. Soalnya kalau di SPBU urusannya susah. Padahal biasanya, kami sudah kasih lihat surat keterangan dari aparat desa bahwa kami nelayan," aku dia.Keterangan serupa disampaikan Abdul Azis. Tapi ia juga tetap bilang tidak tahu urusan penyegelan gudang itu oleh Polisi.Belum ada keterangan resmi dari Kapolres Donggala AKBP Hendrik Simanjuntak tentang hal ini. Saat dihubungi wartawan, ia hanya mengatakan sampel solar yang berada di gudang itu masih akan dites oleh Pertamina.
(asy/)











































