detikNews
Minggu 07 April 2019, 13:23 WIB

Fadli Zon soal Massa Kampanye Akbar di GBK: Prabowo Unstoppable!

Adhi Indra Prasetya - detikNews
Fadli Zon soal Massa Kampanye Akbar di GBK: Prabowo Unstoppable! Foto: Fadli Zon (Rengga Sancaya)
Jakarta - Kampanye akbar pasangan capres-cawapres nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dipadati ribuan pendukungnya. Anggota Dewan Pengarah BPN, Fadli Zon, menyebut langkah Prabowo menuju kursi presiden RI semakin sulit dibendung.

"Melihat antusiasme kampanye akbar hari ini, di Senayan, di GBK, di dalam dan di luar, saya kira dihadiri lebih dari satu juta orang, ini menunjukkan sebuah antusiasme yang otentik dari masyarakat, digerakkan oleh hati dan pikiran rakyat, tidak ada yang dibayar, tidak ada yang difasilitasi, mereka datang ke sini dengan sukarela," ujar Fadli kepada wartawan seusai acara, Minggu (7/4/2019).

"Ini menunjukkan, saya kira Pak Prabowo ini unstoppable, insyaallah Pak Prabowo dan Pak Sandiaga Uno akan menjadi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia dan ini menurut saya satu bukti bahwa Prabowo-Sandi adalah simbol perubahan bagi mereka yang datang ke sini, menginginkan adanya perubahan dari berbagai kegagalan-kegagalan pemerintahan Jokowi, baik kegagalan di bidang ekonomi, ketidakadilan hukum, ketidakadilan politik, ketidakadilan sosial," imbuhnya.


Fadli juga yakin pasangan Prabowo-Sandi akan berhasil meraup sekitar 60 persen suara. Ia pun tidak mempedulikan hasil sejumlah survei yang selalu menyebut mereka selalu kalah dari pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Baginya, survei-survei tersebut merupakan survei bayaran.

"Optimismenya, ini prediksi ya, 59-63 persenlah kira-kira. Kalau survei-survei yang itu kan jelas ya, survei-survei yang memang merupakan survei bayaran, dan itu terkait mereka sebagai konsultan politik. Jadi mereka menjadikan survei itu alat propaganda dan juga alat kampanye," ujar Fadli.

Waketum Partai Gerindra itu lalu berbicara soal survei Pilpres AS beberapa tahun lalu. Dia berbicara soal hasil-hasil survei sebelum Pilpres AS digelar.


"Bahkan kalau kita lihat di Amerika saja, waktu itu ya, New York Times itu memuat 85 persen chance untuk kemenangan Hillary Clinton. Tapi yang menang, yang lain. Jadi ini menunjukkan lembaga-lembaga survei ini tidak menunjukkan apa-apa, malah bisa menjadi misleading gitu ya," sebut Fadli

Menurut Fadli, hasil survei internal yang dilakukan BPN justru menyebut mereka sudah unggul atas pasangan Jokowi-Ma'ruf. "Kami juga melakukan survei secara internal yang tidak dipublikasikan, di dalam survei kami, ini sudah leading beberapa persen. Jadi insyaallah pada momentumnya nanti, ini menurut saya gelombang politik ini bisa menjadi tsunami politik gitu, untuk kemenangan Prabowo-Sandi," ujarnya.


Saksikan juga video '#TheGreatCampaignOfPrabowo Trending di Twitter':

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com