"Bahwa kawanan ini merupakan residivis dalam kasus pencurian dengan modus operandi tersangka berpura-pura bertamu atau mengaku sebagai petugas PLN atau petugas PDAM kemudian mengalihkan perhatian korban dengan mengajak ngobrol dan menawarkan sesuatu untuk dijual. Setelah korban lengah, maka tersangka yang lain pun segera masuk ke dalam kamar korban dan mengambil barang berharga berupa uang korban," kata Kanit Timsus Polda Sulsel, Ipda Artenius, di Makassar, Sabtu (7/4/2019).
Penangkapan para pelaku dilakukan di Jalan Maccini Makassar setelah polisi menerima informasi keberadaanya. Polisi yang bergerak cepat kemudian berhasil mengamankan para pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pelaku ini terpaksa ditembak polisi di bagian kakinya lantaran melakukan perlawanan dan berusaha mengelabui petugas saat dilakukan pengembangan. Pelaku kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk mendapat perawatan.
"Tim Khusus Polda Sulsel melakukan pengembangan serta penunjukan TKP terhadap 4 orang tersangka akan tetapi mereka berusaha melawan petugas. Kemudian anggota mengambil tindakan tegas secara terukur dengan menembak kaki para tersangka," paparnya.
Baca juga: Polisi Dipukul Demonstran di Makassar |
Keempat pelaku yakni Arham Jaenalani alias Korea (42), Arifin Daeng Nassa (60), Fuad Budiman alias Koko (32) dan Anton alias Niu (60). Selain mengamankan keempat pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti 1 unit sepeda motor, handphone, dompet hingga uang senilai Rp 20 juta.
Pelaku kemudian dibawa ke Posko Timsus Polda Sulsel untuk penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. (gbr/gbr)











































