Surya Paloh: Tak Boleh Ada yang Coba-coba Ubah Pancasila, Kita Hadapi

Herianto Batubara - detikNews
Minggu, 07 Apr 2019 08:20 WIB
Ketum NasDem Surya Paloh kampanye di Probolinggo. (Foto: Dok. NasDem)
Probolinggo - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh melanjutkan safari politik ke Provinsi Jawa Timur. Dalam kampanye di wilayah Probolinggo Surya menegaskan Pancasila sudah final sebagai dasar negara.

Surya menemui ribuan massa yang telah menanti kedatangannya di Lapangan Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, seperti tertulis dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Sabtu (6/4/2019). Kehadiran orang nomor satu di NasDem ini disambut tarian kolosal Kiprah Gelipang.

Tarian Kiprah Gelipang mengisahkan perjuangan anak bangsa melawan penjajahan. Tarian ini diketahui merupakan bentuk penghormatan kepada tamu penting yang hadir di Probolinggo.


Kampanye NasDem di Proboliggo.Kampanye NasDem di Proboliggo. (Foto: Dok. NasDem)


Di lokasi hadir mendampingi Surya di antaranya Ketua DPP NasDem bidang Keagamaan Hasan Aminuddin, Ketua DPP NasDem bidang Media dan Informasi Publik Willy Aditya, serta Ketua Badan Pemenang Pemilu (Bapillu) NasDem Efendy Choirie.

Dalam pidatonya di lokasi, Surya kembali menegaskan tidak boleh ada satu pun pihak atau kelompok yang ingin mengubah ideologi bangsa yaitu Pancasila. Pancasila menurutnya merupakan anugerah terbesar dari para pendiri bangsa yang mampu merawat keberagaman.

"Keanekaragaman etnis suku agama itulah Indonesia. Kita wajib mensyukuri dan merawat itu," ujar Surya.

Surya menjelaskan, NasDem didirikan dengan tekad untuk menjaga Pancasila. Partai dengan usia 7 tahun ini dia tegaskan akan siap melawan kelompok-kelompok yang ingin mengubah Pancasila sebagai ideologi bangsa.

"Sekali Pancasila tetap Pancasila. Tidak boleh ada kelompok yang boleh coba-coba mengubah Pancasila. Kita akan hadapi itu, kita adalah Indonesia," tegas Surya.




Surya menyatakan, NasDem memiliki kepentingan kepada Presiden Jokowi demi tegaknya Pancasila. Menurutnya, Jokowi merupakan pemimpin yang sejalan dengan garis besar visi-misi NasDem yang ingin membangun bangsa dan merawat keberagaman melalui Pancasila.

"Partai ini menawarkan gagasan pikiran gerakan restorasi Indonesia, mari kita semua rapatkan barisan untuk jaga soliditas satu sama lain agar apa yang telah kita perjuangkan sejauh ini berakhir pada kemenangan besar Jokowi-Amin dan NasDem pada 17 April," ujarnya.




Dalam kesempatan sama, Ketua DPP NasDem bidang keagamaan Hasan Aminuddin mengungkapkan kemenangan Jokowi-Amin sangat diharapkan oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo. Hal tersebut demi terjaminnya proses pembangunan tol Pasuruan-Probolinggo.

"Warga Probolinggo menginginkan Jokowi-Amin terpilih lagi dengan harapan tol Pasuruan-Probolinggo bisa terwujud," katanya.

NasDem menargetkan meraih minimal 2 kursi dari Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan yang masuk dalam daerah pemilihan (dapil 2). Sementara secara keseluruhan NasDem menargetkan 14 kursi dari 11 dapil yang ada. (hri/zak)