Demi Membayar Pengacara, Leslie Jual Cerita ke Media
Selasa, 27 Sep 2005 15:30 WIB
Jakarta - Model cantik Michelle Leslie yang dipenjara di Bali harus meladeni permintaan wawancara khusus dari media. Perempuan Australia itu terpaksa menjual cerita soal dirinya demi mendapatkan uang untuk membayar biaya-biaya pengacara yang terus membengkak.Demikian disampaikan juru bicara Leslie, Sean Mulcahy seperti dilansir Sydney Morning Herald, Selasa (27/9/2005).Mulcahy mengatakan, majalah Australia, New Idea telah membayar Leslie untuk sebuah wawancara eksklusif. Namun tidak disebutkan berapa jumlah uang yang diterima Leslie.Menurut Mulcahy, uang tersebut akan digunakan untuk membayar tagihan-tagihan biaya hukum model berusia 24 tahun itu. Dalam wawancara itu, Leslie mengakui ketololan dirinya yang kedapatan membawa pil ekstasi. Namun dia tidak bisa menyesali keadaan. "Apa yang bisa saya lakukan? Berharap itu tidak terjadi? Percuma saja. Saya harus menerimanya," ujar model pakaian dalam itu.Diungkapkan Leslie, dirinya terus-terusan menangis ketika dimasukkan ke penjara setelah ditangkap saat acara Vertigo Goes to Bali pada 20 Agustus lalu. "Saat pertama kali melihat sel itu saya sukar mempercayai ini. Saya menangis selama tiga hari," kata Leslie. Apalagi menurut perempuan muda itu, kondisi sel yang ditempatinya kotor dan sangat gerah. "Tapi saya tidak punya pilihan kecuali harus menyesuaikan diri dan memanfaatkan situasi buruk ini sebaik mungkin," imbuh perempuan yang kini bercadar itu.
(ita/)











































