detikNews
Jumat 05 April 2019, 18:10 WIB

BPN Ingin Tol Jagorawi-Tol Cikampek Gratis, TKN: Sewenang-wenang, Baca UU!

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
BPN Ingin Tol Jagorawi-Tol Cikampek Gratis, TKN: Sewenang-wenang, Baca UU! Jalan Tol Cikampek (Audrey Santoso/detikcom)
Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut Jalan Tol Jagorawi dan Jalan Tol Cikampek layak digratiskan lantaran masa konsesi dua jalan tol tersebut telah usai. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menilai BPN asal bicara dan tak memahami wacana yang digulirkan.

Anggota penugasan khusus TKN Jokowi-Ma'ruf, Inas Nasrullah Zubir, menegaskan masa konsesi Jalan Tol Jagorawi dan Jalan Tol Cikampek belumlah usai. Hal itu lantaran berubahnya status Jasa Marga pada 2005 selaku operator baru menjadi badan usaha yang menyebabkan masa konsesi 13 jalan tol, termasuk Jalan Tol Jagorawi dan Cikampek, ikut bertambah.

"BPN maupun Prabowo-Sandi rupanya sering sekali berwacana tanpa mempedulikan undang-undang, padahal setelah UU Nomor 38 Tahun 2004 disahkan, maka status Jasa Marga berubah, yang awalnya adalah regulator merangkap operator, menjadi hanya sebagai operator saja, maka secara otomatis hak kepemilikan 13 ruas tol yang sudah dibangun Jasa Marga beralih menjadi milik pemerintah. Makanya baca UU," ujar Inas kepada wartawan, Jumat (5/4/2019).


"Pada tahun 2004 itulah, akibat adanya undang-undang tersebut, maka pemerintahan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) memberikan jangka waktu penguasaan atau konsesi kepada Jasa Marga untuk ke-13 ruas tol yang dimilikinya, yang di antaranya adalah Tol Jagorawi dan Tol Cikampek selama 40 tahun, hingga tahun 2044," sambung dia.

Politikus Hanura itu pun menyayangkan sikap BPN yang terkesan membabi buta. Padahal, untuk menggratiskan Jalan Tol Jagorawi dan Jalan Tol Cikampek, tidak bisa dilakukan dengan semena-mena.

"Tapi rupanya, demi pencitraan Prabowo-Sandi, jika terpilih akan sewenang-wenang mengambil alih jalan Tol Jagorawi dan Tol Cikampek dari Jasa Marga untuk kemudian digratiskan! Mau jadi apa negeri ini jika pemerintahan dipegang oleh Prabowo-Sandi? Bisa-bisa semua dirampas dengan alasan demi rakyat!" kata Inas.

Sebelumnya, BPN Prabowo-Sandiaga menyebut paslonnya akan menghapus tarif jalan tol pada ruas tol yang telah berakhir masa konsesinya. Prabowo-Sandiaga akan meninjau ruas-ruas jalan tol mana saja yang berpotensi digratiskan bila memenangi Pilpres 2019.


BPN lantas menyebut Jalan Tol Jagorawi dan Jalan Tol Cikampek sudah layak digratiskan. Alasannya, masa konsesi keduanya telah berakhir.

Untuk diketahui, masa konsesi Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) dan Jalan Tol Cikampek yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk baru akan berakhir masa konsesinya pada 2044. Hal ini disebabkan adanya perubahan status Jasa Marga sebagai badan usaha pada 2005 sehingga menyebabkan masa konsesinya bertambah 40 tahun.

"Jika disebutkan pembandingnya tarif tol Jagorawi dan Cikampek lebih murah, kita harus melihatnya dari berbagai perspektif. Justru pada dua ruas tol tersebut sudah layak digratiskan. Kenapa justru masih diberlakukan tarif bagi pengguna jalan tol? Pertimbangannya adalah masa konsesi jalan tol Jagorawi sudah berakhir beberapa tahun lalu. Begitu juga Tol Cikampek, yang mana masa konsesinya sepertinya sudah berakhir pada tahun 2018 lalu, semestinya BUJT, pengelola jalan tol dan pemerintah menggratiskan ruas-ruas tol yang masa konsesinya sudah berakhir. Bukan malah justru tetap dikenakan tarif/biaya tol yang membebani masyarakat pengguna jalan," tutur juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga bidang infrastruktur dan pembangunan, Suhendra Ratu Prawiranegara, dalam keterangan tertulis, Jumat (5/4).



Tonton juga video Jokowi Targetkan Tol Manado-Bitung Beroperasi Oktober:

[Gambas:Video 20detik]


(mae/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed