BKSDA Gagalkan Penyelundupan Burung yang Dilindungi di Maluku

Muslimin Abbas - detikNews
Jumat, 05 Apr 2019 17:48 WIB
Foto: Burung yang disita (Abbas-detik)
Foto: Burung yang disita (Abbas-detik)
Ambon - BKSDA Maluku mengagalkan perdagangan secara illegal puluhan burung-burung yang dilindungi di Maluku Tengah. Puluhan burung berbagai jenis itu disita di rumah tersangka Ronald Rumarisa.

Penyitaan puluhan burung itu dilakukan di sebuah rumah di Desa Samasuru, Kecamatan Elpaputih. Petugas sebelumnya mendapat laporan dari warga tentang adanya perburuan dan penampungan serta pengangkutan berbagai jenis burung yang dilindungi di rumah tersangka.

"Akhir bulan Maret 2019 bahwa ada indikasi adanya penangkapan dan penampungan, serta pengangkutan berbagai jenis burung yang dilindungi di Desa Samasuru, Kecamatan Elpaputih yang akan diperdagangkan secara illegal," Kata Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Maluku Meity Pattipawaej ,saat dihubungi, Jumat (5/4/2019)



Dia mengatakan, setelah mendapat informasi adanya penangkapan puluhan burung yang dilindungi petugas langsung ke rumah tersangka.
Petugas BKDSA Maluku bersama anggota Polsek Elpaputih langsung menyita puluhan burung yang di antaranya adalah: Burung Kesturi Tengkuk Ungu (Lorius domicella) 1 ekor, Kakatua Seram ( Cacatua molucensis) 6 ekor, Betet Kelapa Paruh Tebal (Tanygnathus megaloryynchos) 12 ekor, Perkici pelangi (Trichoglossus moluccanus) 11 ekor, Nuri Maluku (Eos bornea) 43 ekor, Kakatua koki (Cacatua galerita) 1 ekor.

"Saat ini barang bukti dititipkan di Kantor Seksi Wilayah II di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah dan akan direhabilitasi di Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) sebulmm dilepasliarkan kehabitatnya sambil menunggu arahan atau petunjuk penyidik sementara pelaku, Ronald Rumarisa langsung ditahan di Polsek Elpaputih," ucapnya.

Meity menjelaskan burung yang disita merupakan hasil pemburu burung di desa-desa yang sudah dipesan Ronald yang akan diperdagangkan illegal kepada pemesan di luar Maluku. Harga yang dibanderol mulai dari Rp 200.000 hingga Rp 1.200.000 . Puluhan burung barbagai jenis dilindungi endemik Maluku direncanakan akan dikirim melalui jalur laut.



Tonton juga video Penyelundupan Burung Hampir Punah Terungkap di Chili:

[Gambas:Video 20detik]

(rvk/asp)