detikNews
Jumat 05 April 2019, 14:59 WIB

Gubernur Riau: Pekanbaru Barometer di Riau, tapi Lama Tak Dapat Adipura

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Gubernur Riau: Pekanbaru Barometer di Riau, tapi Lama Tak Dapat Adipura Gubernur Riau Syamsuar membersihkan lingkungan dari sampah. (Chaidir/detikcom)
Pekanbaru - Gubernur Riau Syamsuar berbicara tentang Kota Pekanbaru yang sudah lama tak mendapatkan Adipura. Dia menilai hal itu terjadi karena banyak sampah berserakan.

"Pekanbaru ini kota barometernya di Riau. Tapi sudah lama Pekanbaru tak dapat Adipura. Ini karena kondisinya selama ini banyak sampah berserakan," kata Syamsuar, Jumat (5/4/2019).

Karena itulah, Syamsuar tadi pagi bersama Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution dan jajaran PNS di Pemprov Riau melaksanakan gotong royong 'Jumat Bersih'. Syamsuar bersama stafnya turun ke jalan membersihkan selokan yang penuh sampah di sekitar RSUD Arifin Achmad dan Masjid An-Nur di Jl Hang Tuah, Pekanbaru.



Dia mengatakan kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan Kota Pekanbaru lama tidak mendapatkan Adipura sebagai kota yang bersih. Menurutnya, kebersihan Pekanbaru menjadi tanggung jawab bersama.

"Karena kondisi kota kita yang banyak sampah, Kota Pekanbaru sudah lama tak dapat Adipura. Ini tanggung jawab kita bersama, tanggung jawab masyarakat. Jangan urusan sampah ini hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kebersihan. Kita semua juga punya tanggung jawab yang sama demi kebersihan kota," kata Syamsuar.

Syamsuar menyatakan persoalan sampah harus dituntaskan secara bersama-sama. Oleh sebab itu, dia mengatakan bakal membantu membersihkan Pekanbaru agar tahun depan bisa mendapat Adipura.



"Kita harus bersinergi untuk menjaga kebersihan. Saya akan tetap membantu untuk ikut bersama dalam membersihkan kota. Dengan harapan, tahun depan kota kita bisa meraih Adipura," katanya.

Dia pun menyarankan Wali Kota Pekanbaru menambah tempat pembuangan sampah (TPS) sementara. Dengan demikian, diharapkan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

"Maunya memang ada TPS sementara, sehingga sampah masyarakat bisa dibuang di sana, biar warga pun tak membuang sampah di sembarang tempat. Saya lihat memang minim TPS sementara," kata Syamsuar.
(cha/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com