Dekat Rumah Ada Pemotongan Ayam
Ni Made Adinda Diduga Flu Burung
Selasa, 27 Sep 2005 13:40 WIB
Jakarta - Korban virus flu burung terus berjatuhan. Ni Made Adinda Adiyadnya (3 tahun 6 bulan) dilarikan ke RSPI Sulianti Saroso. Di dekat rumah balita ini terdapat pemotongan ayam.Adinda tiba di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta, Selasa (27/9/2005) pukul 11.00 WIB. Dia dibawa dengan ambulans dari RS St. Carolus."Mama, mama, mama," suara Adinda lirih memanggil sang ibu yang berada di samping bed-nya saat memasuki ruang perawatan RSPI Sulianti Saroso. Tangan bayi mungil ini tampak diinfus dan alat bantu pernafasan dipasangi di bagian wajahnya.Adinda merupakan anak bungsu dari dua bersaudara pasangan I Putu Maharta (42) dan Ni Nyoman Rai Sumawati (38), warga Jalan Galur Sari VIII No. 32, Utan Kayu, Jakarta Timur."Anak saya mulai sakit Rabu (21/9/2005) kemarin. Dia panas dan batuk-batuk. Kemudian Kamis (22/9/2005), saya membawa ke UGD St. Carolus. Karena panasnya tidak turun dia dirawat inap. Tapi Selasa dini hari, dia sesak nafas. Dokter bilang dia diduga kena flu burung," urai Ni Nyoman Rai Sumawati.Sumawati mengaku tidak memelihara ayam dan burung. "Cuma rumah saya dekat dengan tempat pemotongan ayam dan ada orang yang sering main burung dara," kata Sumawati.Salah seorang dokter anak di RSPI Sulianti Saroso, dr Sulastri menyatakan, Adinda diduga terinfeksi virus flu burung. "Ada tempat pemotongan ayam berjarak 300 meter dari rumah pasien. Saat ini dia masih demam dan dirawat di ruang Cempaka," kata Sulastri.Total pasien flu burung yang pernah dirawat di RSPI Sulianti Saroso berjumlah 27 orang. Sebanyak 2 pasien meninggal dunia, 6 pasien diperbolehkan pulang dan 19 pasien masih menjalani perawatan.
(aan/)











































