detikNews
Jumat 05 April 2019, 12:35 WIB

Bersihkan Sampah di Pekanbaru, Syamsuar: Saya Tak Sindir Wali Kota

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Bersihkan Sampah di Pekanbaru, Syamsuar: Saya Tak Sindir Wali Kota Foto: Gubernur Riau Syamsuar, bersihkan sampah (Chaidir-detik)
Pekanbaru - Gubernur Riau, Syamsuar yang baru menjabat ini turun ke jalan membersihkan sampah dari selokan. Gerakan bersihkan sama bersama jajaran ASN Kantor Gubernur Riau bukan bentuk sindiran ke Wali Kota Pekanbaru, Firdaus.

"Iya tadi saya bersama Pak Wagub (Edy Natar) dan jajaran ASN bersihkan sampah gerakan 'Jumat Bersoh'. Ini memang kotor kondisinya, makanya kita turun langsung. Tak adalah maksud menyindir Wali Kota Pekanbaru," kata Syamsuar sembari tertawa dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (5/4/2019).

Syamsuar menyebutkan, dia membuat gerakan bersih dengan cara gotong royong karena prihatin melihat kondisi kota Pekanbaru yang jorok.



"Tadi saya bersihkan selokan di dekat RSUD (Arifin Achmad), masya allah, baunya minta ampun. Banyak sampah plastik dibuang di selokan. Menumpuk dan dibiarkan saja. Tadi kami bersihkan," kata Syamsuar.

Kendati dia mengaku gerakanya tak bermaksud menyindir Wali Kota Pekanbaru, Syam mengakui masih minimnya perhatian dinas kebersihan kota.

"Perlu ditingkatkan lagilah dinas kebersihan (Pemkot Pekanbaru). Banyak selokan di tengah kota isinya sampah semua. Ini memang luput dari pemantauan dinas kebersihan," katanya.

Syamsuar menyadari Pekanbaru memang menjadi tanggung jawab Wali Kota dan jajarannya. Namun soal kebersihan, dia mengakui masih minimnya partisipasi masyarakat termasuk dinas kebersihan dan taman kota Pemkot Pekanbaru.



"Saya imbau masyarakat, kota ini harus menjadi tanggung jawab kita bersama. Jangan hanya dibebankan ke pemerintah kota saja. Marilah kita sama-sama untuk tidak membuang sampah sembarangan," kata Syamsuar.

Syamsuar menyarankan, sebaiknya Wali Kota Pekanbaru bisa menambah tempat pembuangan sampah sementara (TPS). Dengan demikian, diharapkan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

"Maunya memang ada TPS sementara, sehingga sampah masyarakat bisa dibuang di sana, biar warga pun tak membuang sampah di sembarang tempat. Saya liat memang minim TPS sementara," kata Syamsuar.





(cha/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com