Seorang Suspect Flu Burung Dilarikan ke RS Kariadi Semarang
Selasa, 27 Sep 2005 12:57 WIB
Semarang - Virus flu burung bisa menyerang siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Di Semarang, seorang pasien RS Roemani dirujuk ke RS Kariadi karena diduga terjangkit virus mematikan itu.Pasien yang diduga terjangkit flu burung adalah Suprat (58) warga Kedung Gading, Kecamatan Ringin Arum, Kabupaten Kendal. Ia masuk RS Roemani pada tanggal 21 September 2005. Siang ini, Selasa (27/9/2005), bapak empat anak itu dilarikan ke RS Kariadi.Sebelum masuk RS Roemani, Suprat sempat berobat di RSI Kendal selama lima hari. Setelah dinyatakan membaik, ia pun dibawa pulang. Tapi 15 hari kemudian, sakitnya kambuh dan RSI Kendal merujuknya ke RS Roemani.Di RS Roemani ia ditangani dua dokter yakni, Dwi Bambang (bagian paru) dan Taufik (internis). Dari hasil analisa medis, Suprat dinyatakan sakit TBC. Gejalanya, batuk-batuk, demam tinggi hingga mencapai 38 celcius, dan sesak napas.Direktur RS Roemani Sofa Chasani menyatakan, Suprat belum pasti sakit karena flu burung. "Makanya kita bawa ke RS Kariadi. (RS) Kariadi kan jadi rujukan untuk pasien yang diduga flu burung," katanya ketika mengecek kondisi Suprat di Ruang Utsman RS Roemani, Jl. Singosari Semarang.Chasani menambahkan, setelah Suprat dibawa ke RS Kariadi, ruangan langsung disterilisasi. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak terburuk. "Tapi jangan dibesar-besarkan lah. Ini kan belum pasti flu burung," ungkapnya.Di RS Roemani, Suprat dijaga sejumlah keluarganya. Meski sakit, ia masih sempat menjawab pertanyaan beberapa wartawan. Suprat dikenal sebagai supplier ternak unggas untuk daerah Kendal dan Semarang sejak 5 tahun lalu.
(asy/)











































