DetikNews
Jumat 05 April 2019, 04:31 WIB

Warga Ambon Diamankan Polisi Gegara Hina Gubernur Maluku Murad Ismail

Tim detikcom - detikNews
Warga Ambon Diamankan Polisi Gegara Hina Gubernur Maluku Murad Ismail Ilustrasi (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Warga Ambon, Yopi Teterisa, diamankan oleh anggota Brimob Polda Muluku. Yopi diamankan karena diduga menghina Gubernur Maluku Murad Ismail di media sosial.



Yopi diamankan aparat karena menghina Murad Ismail terkait bila Ibu Kota Provinsi Maluku dipindahkan dari Kota Ambon ke Makariki, Kabupaten Maluku Tengah. Yopi pun menyesal dan mengakui perbuatannya salah.

"Untuk kasus penghinaan Pak Murad di medos, prosesnya masih tahap penyelidikan dan pelaku sudah mengakui perbuatannya serta menyesal, namun untuk proses selanjutnya masih menunggu korban karena diduga perbuatan pelaku merupakan delik aduan," kata Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Pol Julkisno Kaisupy di Ambon, seperti dilansir Antara, Jumat (5/4/2019).



Pernyataan Yopi yang disebut menyerang pribadi Murad Ismail ini membuat marah sejumlah anggota Brimob Polda Muluku. Murad Ismail diketahui Mantan Kakor Brimob Polri. Yopi kemudian diamankan di kawasan Gang Da Silva, Ambon.

Yopi sudah ditahan satu malam di rumah tahanan Polres Pulau Ambon dan Pp Lease. Tetapi Murad Ismail menyatakan telah memaafkan pelaku.

Murad mengaku akan mengundang pelaku beserta ayah dan ibunya untuk makan bersama. Murad juga sudah berkoordinasi dengan Kapolres Pulau Ambon untuk membebaskan pelaku dan tidak menjeratnya dengan UU ITE.

"Menjalani penahanan semalam semoga membawa efek jera terhadap pelaku, dan peristiwa ini juga menjadi pembelajaran bagi siapa saja untuk tidak menyampaikan caci maki maupun ujaran kebencian di media sosial," tegas Murad.
(knv/yld)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed