SBY Serahkan Prototipe Uang Bergambar Pahlawan Palembang

SBY Serahkan Prototipe Uang Bergambar Pahlawan Palembang

- detikNews
Selasa, 27 Sep 2005 11:45 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyerahkan prototipe uang kertas baru pecahan Rp 10.000 tahun emisi 2005 bergambar Pahlawan Nasional Sultan Mahmud Badaruddin II dan rumah limas kepada Gubernur Sumatera Selatan Syahrial Oesman.Penyerahan tersebut dilakukan Presiden SBY bersamaan dengan peresmian bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, Selasa (27/9/2005).Serah-terima prototipe uang kertas Rp 10.000 dari Presiden RI kepada Gubernur Sumsel disaksikan tokoh masyarakat Sumatera Selatan yang diwakili oleh KH Zen Syukri dan wakil ahli waris keluarga Sultan Mahmud Badaruddin II yang diwakili oleh HM Ali Amin. Hadir pula dalam perhelatan tersebut ahli waris lainnya yaitu Letnan Kolonel (MAR) RM Yusuf Ali.Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda S. Goeltom menyatakan, penerbitan uang kertas emisi baru tersebut merupakan implementasi kebijakan BI di bidang pengedaran uang yaitu untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu, dan dalam kondisi yang layak edar."Beberapa pertimbangan penerbitan pecahan baru tersebut antara lain, usia edar yang telah cukup lama pada pecahan sebelumnya yaitu 6 tahun untuk uang kertas pecahan Rp 50.000 tahun emisi 1999 dan 7 tahun untuk pecahan Rp 10.000 tahun emisi 1998," ujarnya.Selain itu penerbitan emisi baru juga dimaksudkan sebagai standardisasi ukuran uang kertas, meningkatkan kualitas unsur pengaman yang dapat dengan mudah dan cepat dikenali masyarakat, serta sebagai antisipasi perkembangan teknologi pengaman uang yang mutakhir.Uang pecahan Rp 50.000 tahun emisi 2005 bergambar utama Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai di bagian depan dan gambar Danau Beratan di Bedugul, Bali, pada bagian belakang. Sedangkan uang pecahan Rp 10.000 tahun emisi 2005 bergambar utama Pahlawan Nasional Sultan Mahmud Badaruddin II di bagian depan dan gambar Rumah Limas Palembang pada bagian belakang.Seperti pada penerbitan uang kertas Rp 100.000 dan Rp 20.000 tahun emisi 2004, uang kertas pecahan baru yang akan diterbitkan ini juga dilengkapi features khusus bagi tuna netra (blind code). Untuk security features, di samping kanan bagian muka uang dan dilengkapi dengan benang pengaman yang jauh lebih lebar dan terlihat seperti dianyam (windowed), nomor seri yang berjenis teleskopik dan tidak simetris (asimetris) dan tinta berubah warna (OVI/optical variable ink).Dengan diedarkannya ke dua uang baru tersebut, uang pecahan Rp 50.000 Tahun Emisi 1999 dan Rp 10.000 Tahun Emisi 1998 masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.Selain penyerahan prototipe uang kertas baru pecahan Rp.10.000 tersebut, BI juga berpartisipasi dalam pameran Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional VII yang berlangsung dari 27 September hingga 1 Oktober di Benteng Kuto Besak - Palembang. Dalam pemeran tersebut, BI akan menampilkan koleksi uang rupiah antara lain uang dari zaman Sriwijaya, zaman Majapahit, zaman penjajahan Belanda, dan Jepang. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads