detikNews
Kamis 04 April 2019, 16:24 WIB

Ditangkap di Bandara, Eks Wagub Bali Tersangka Penipuan Rp 149 M Mau ke Mana?

Aditya Mardiastuti - detikNews
Ditangkap di Bandara, Eks Wagub Bali Tersangka Penipuan Rp 149 M Mau ke Mana? Foto: Sudikerta di Polda Bali (Dita-detikcom)
Denpasar - Eks wagub Bali I Ketut Sudikerta ditangkap polisi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Rupanya, tersangka kasus penipuan dan penggelapan Rp 149 miliar itu mau ke Jakarta.

"Tersangka SDK sudah ditangkap Kamis, 4 April 2019 pukul 14.19 Wita di Gate 3 penerbangan domestik tujuan ke Jakarta di Bandara Ngurah Rai, Bali," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja ketika dimintai konfirmasi, Kamis (4/4/2019).

Sudikerta tiba di di Polda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, sekitar pukul 15.00 Wita. Hingga saat ini Sudikerta masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Bali. Dari balik pintu Sudikerta terlihat menandatangani beberapa dokumen dan juga didampingi seorang pria botak berkemeja batik.


Video penahanan Sudikerta dapat disaksikan di bawah.

[Gambas:Video 20detik]


Eks Ketua DPD Golkar itu memakai kaos polo warna putih dan terlihat memakai kaca mata hitam. Sudikerta hanya tersenyum dan menangkis kamera wartawan. Dikawal penyidik yang juga memakai kaus putih dan bertopi hitam, Sudikerta terus berjalan ke lantai tiga Ditreskrimum Polda Bali.

Eks Wagub Bali itu ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan tanah Rp 149 miliar akhir tahun lalu. Selain kasus itu Sudikerta juga dijerat pasal pencucian uang.

"Terkait penetapan Pak Sudikerta selaku tersangka dalam kasus penipuan, penggelapan, termasuk juga penggelapan dokumen dan pencucian uang," kata Dirkrimsus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho saat jumpa pers di Mapolda Bali, Senin (3/12/2018).

Kasus itu bermula pada 2013 lalu, saat itu Sudikerta menawarkan dua obyek tanah di kawasan Jimbaran yang diklaim sebagai miliknya kepada bos Maspion Alim Markus. Belakangan diketahui, salah satu obyek tanah yang diakui milik Sudikerta tersebut rupanya merupakan milik Pura (tempat ibadah). Sementara satu tanah lainnya sudah dijual ke perusahaan lainnya.



Padahal dari dua obyek tanah yang ditawarkan tersebut, pihak Ali Markus telah menyetor uang sebesar Rp 149 miliar. Sudikerta pun diduga berperan aktif dalam kasus jual-beli dua obyek tanah di kawasan Jimbaran.

"Kebetulan yang SHM nomor 5048 adalah punya pura, yang satunya lagi SHM 16249 sekitar 3.300 m2 ini sebelumnya sudah dijual ke PT Dua Kelinci sehingga di sini lah satu keadaan palsunya. Ini alat gerak dari Pak Sudikerta untuk menipu pihak Maspion," terang Dirkrimsus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho.

Sudikerta merupakan Wagub Bali periode 2013-2018. Dia merupakan wakil Gubernur di era Gubernur Made Pastika. Sebelumnya jadi Wagub, Sudikerta merupakan Wakil Bupati Badung. Tahun 2018, dia mencoba peruntungan dengan maju Pilgub Bali namun kalah oleh lawannya yaitu Wayan Koster yang kini menjadi Gubernur Bali.



Tonton juga video Buka-bukaan Ayu soal Poliandri hingga Duit Miliaran:

[Gambas:Video 20detik]


(ams/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed