detikNews
Kamis 04 April 2019, 12:05 WIB

Fahri soal Chat Habib Rizieq: Yusril Kecewa, tapi Jangan Bawa Urusan Pribadi

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Fahri soal Chat Habib Rizieq: Yusril Kecewa, tapi Jangan Bawa Urusan Pribadi Fahri Hamzah (Foto: Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
FOKUS BERITA: Yusril Vs Rizieq
Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta agar urusan pribadi tak dibawa ke ranah publik. Hal itu menanggapi polemik Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra yang membuka percakapan dengan Habib Rizieq Syihab terkait keislaman Prabowo Subianto.

"Saya mohon maaf, ya, karena saya tahu ini sebenarnya masalah pribadi, masalah ketersinggungan gitu antara Pak Yusril dengan Pak Prabowo. Jadi sebaiknya tidak diteruskan. Jangan dibawa-bawa sebagai persoalan publik, ini persoalan pribadi aja gitu," kata Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Fahri meminta agar persoalan ini tidak dibesar-besarkan. Sebab, menurutnya, keislaman seseorang tidak bisa dilihat dari jauh.

"Keislaman orang itu kan urusan dia sendiri. Kita ngeliatnya dari jauh begini, ternyata dia punya ibadah tengah malam, dia ternyata puasa, kan kita nggak tahu. Itu urusan orang aja. Jadi nggak usah lah membahas soal publik, padahal ini sebenarnya hanya soal pribadi," ujar Fahri.


"Soal pribadinya itu adalah, menurut saya ya, Pak Yusril memang kecewa, banyak sekali kekecewaan. Tapi udah lah, itu masalah pribadi. Jangan dibawa ke persoalan pemilihan calon presiden," imbuhnya.

Fahri menilai membongkar percakapan pribadi ke ruang publik adalah hal yang tidak benar dilakukan. Sebab, menurutnya, banyak unsur informal atau bercanda yang sebenarnya tidak bisa dibawa ke ruang publik.

"Banyak begituan itu. Nggak bisa kita merayu di ruang publik. Itu beda lah itu. Udah lah itu, ada masalah pribadi udah pribadi aja, nggak usah jadi penilaian calon presiden gitu," tandas Fahri.

Sebelumnya, Habib Rizieq menyanggah pernyataan Yusril soal dirinya yang ragu akan keislaman Prabowo, dalam video yang ditayangkan di channel YouTube Front TV pada 1 April 2019. Menurut Habib Rizieq, apa yang disampaikan oleh Yusril itu tidak benar.

"Itu adalah bohong itu tidak benar. Jadi selama dua tahun, saya hanya pernah komunikasi dengan Pak Yusril, satu kali. Itu dua tahun lalu. Dulu belum ada soal pencapresan. Belum ada koalisi," kata Habib Rizieq.

Yusril dan PBB kemudian bergerak, menyangkal pernyataan Habib Rizieq. Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono menggelar konferensi pers khusus di Hotel Cipta Pancoran.

"Di dalam video itu disebutkan bahwa Prof Yusril melakukan kebohongan perihal keislaman salah satu capres pada percakapan yang dilakukan dengan Habib. Saya ingin katakan bahwa Prof Yusril mengatakan yang sebenar-benarnya," tutur Sukmo di Hotel Cipta Pancoran, Jakarta, Rabu (3/4).


Yusril pun turut mengirimkan screenshot percakapannya yang disebut dilakukan dengan Habib Rizieq. Dalam percakapan lewat aplikasi WhatsApp itu, Rizieq meragukan keislaman Prabowo sehingga memerlukan cawapres yang berlatar belakang ulama.

Tak hanya itu, Habib Rizieq juga menyebut lingkaran Prabowo banyak yang 'Islamophobia'. Prabowo disebut Rizieq terjebak dengan Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sedang propaganda melawan politik Islam yang disebutnya sebagai 'politik integritas' beraroma SARA. Itu yang kemudian dianggap sebagai salah satu sebab kandasnya cawapres ulama.

"Itu tulisan Rizieq sendiri dalam WA yang jejak digitalnya bisa dijadikan bukti yang sangat sulit untuk dibantah. Pembicaraan telepon Yusril dan Rizieq tidak ada rekamannya, tetapi komunikasi via WA di atas telah cukup menunjukkan bahwa Habib Rizieq yang menuding Yusril berbohong, ternyata dia adalah SI RAJA BOHONG yang sesungguhnya," tutur Yusril.


Saksikan juga video 'Yusril Ungkap Chat Rizieq Syihab, Fahri: Yusril Kecewa':

[Gambas:Video 20detik]


(azr/elz)
FOKUS BERITA: Yusril Vs Rizieq
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed