detikNews
Kamis 04 April 2019, 06:15 WIB

Round-Up

Yusril Serang Habib Rizieq Syihab dengan Chat WhatsApp

Tim detikcom - detikNews
Yusril Serang Habib Rizieq Syihab dengan Chat WhatsApp Yusril Ihza Mahendra/Foto: Ari Saputra
FOKUS BERITA: Yusril Vs Rizieq
Jakarta - Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra membuat manuver 'balasan'. Bersama dengan elite partainya, dia mengungkap chat Habib Rizieq Syihab yang meragukan Keislaman Prabowo.

Duduk perkara persoalan ini bermula pada November 2018 silam. Kala itu, ada pernyataan Yusril dalam sebuah video yang pada intinya dalam video itu Yusril mengatakan bahwa Habib Rizieq pun pernah menyatakan kepada dirinya mengenai keislaman Prabowo yang diragukan.

Kemudian, Habib Rizieq menyanggah pernyataan Yusril itu, dalam video yang ditayangkan di channel Youtube Front TV pada 1 April 2019. Menurut Habib Rizieq, apa yang disampaikan oleh Yusril itu tidak benar.

"Itu adalah bohong itu tidak benar. Jadi selama dua tahun, saya hanya pernah komunikasi dengan pak Yusril, satu kali. Itu dua tahun lalu. Dulu belum ada soal pencapresan. Belum ada koalisi," kata Habib Rizieq.

Yusril dan PBB kemudian bergerak, menyangkal pernyataan Habib Rizieq. Ketua Bidang Pemenangan Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono menggelar konferensi pers khusus di Hotel Cipta Pancoran.

"Di dalam video itu disebutkan bahwa Prof Yusril melakukan kebohongan perihal keislaman salah satu capres pada percakapan yang dilakukan dengan habib. Saya ingin katakan bahwa Prof Yusril mengatakan yang sebenar-benarnya," tutur Sukmo di Hotel Cipta Pancoran, Jakarta, Rabu (3/4/2019).

"Saya ingin menegaskan bahwa Prof Yusril mengatakan yang sebenar-benarnya, saya membawa alat bukti yang menyatakan terjadi percakapan dan perbincangan antara Prof Yusril dan habib yang meragukan keislaman paslon tersebut," sambungnya.

Di dalam konferensi pers itu, Sukmo menunjukkan print out percakapan antara Yusril dengan Habib Rizieq. Pada intinya, dalam chat itu, sososk dengan nama di phone book 'Habib Rizieq Syihab' memang menyatakan kalimat yang meragukan Prabowo.

"Dukungan Ijtima untuk PS harus berdampingan cawapres ulama justru karena kita tahu PS lemah tentang Islam dan Lingkarannya pun masih banyak yang 'Islamophobia'," demikian salah satu penggalan dalam percakapan tersebut.

Tak lama setelah konferensi pers itu, Yusril mengirimkan pernyataan tertulis kepada wartawan. Dalam pernyataan itu, Yusril turut mengirimkan screenshot percakapannya yang disebut dilakukan dengan Habib Rizieq.



"Itu tulisan Rizieq sendiri dalam WA yang jejak digitalnya bisa dijadikan bukti yang sangat sulit untuk dibantah. Pembicaraan telepon Yusril dan Rizieq tidak ada rekamannya, tetapi komunikasi via WA di atas telah cukup menunjukkan bahwa Habib Rizieq yang menuding Yusril berbohong, ternyata dirinya adalah SI RAJA BOHONG yang sesungguhnya," tutur Yusril.

BPN Prabowo Serang Balik Yusril

BPN Prabowo mengecam yang mengungkap screenshot Habib Rizieq yang meragukan keislaman Prabowo Subianto. BPN menilai Yusril yang pro-Jokowi tengah kalap.

"Saya rasa ini bagian dari orang kalap, takut kalah, sehingga mulai menghalalkan suatu cara. Mengapa demikian? Karena bikin acara sepi, berbeda dengan Prabowo-Sandi yang dihadiri ribuan orang. Sehingga muncul kepanikan takut kalah muncul strategi, sehingga muncul screenshot Pak Yusril dengan Habib Rizieq," ujar Jubir BPN Prabowo, Andre Rosiade kepada wartawan, Rabu (3/4/2019).

Andre menjelaskan bahwa Prabowo pernah menyebut 'Islam saya kurang'. Terkait screenshot tersebut, Andre menyebut persoalan Ijtimak Ulama sudah bulat mendukung Prabowo-Sandi maju Pilpres 2019.

"Saya rasa clear sudah Ijtimak Ulama clear dan Pak Prabowo mengakui bahwa islam abangan, 'saya islam abangan, islam saya tidak baik, tapi saya tidak pernah kriminalisasi ulama', Pak Prabowo mengakui makanya beliau mengakui nggak mau jadi imam. Nggak perlu dipaksakan seperti orang sebelah, jadi imam difoto banyak orang. Screenshot Pak Yusril bagian dari orang kalap, takut kalah, alias panik," cetus Andre.

Mahendradatta Ragukan Chat yang Disebar Yusril

Pengacara Habib Rizieq Syihab, Mahendradatta, menyangkal bukti yang dibeberkan oleh Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra yang menyatakan kliennya meragukan keislaman capres Prabowo Subianto. Mahendradatta memastikan Habib Rizieq tak pernah menggunakan WhatsApp.

"Kembali polemik ini sudahi saja, Habib Rizieq sudah jawab dan jangan melebarkan masalah. Pilpres ini jangan klaim orang lain. Yusril unjukin bukti percakapan WA dengan Habib Rizieq. Ini mas screnshot WA-nya? Kan kasusnya Habib Rizieq kan WhatsApp, masa dia WhatsApp sih. Ah ini yang ditunjukkan WhatsApp-nya, waduh mak, saya berani jamin Pak Habib Rizieq itu nggak pernah pegang pakai WhatsApp," kata Mahendradatta di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2019).

"Habib Rizieq itu kasusnya kan kasus WhatsApp, dia tidak akan terlalu ceroboh kalau saya bilang. Orang WhatsApp kok yang dipermasalahkan kok sekarang WhatsApp pula yang ditunjuk," sambung Mahendradatta.

Dia menyebut akun WhatsApp bisa dibuat oleh siapa saja. Menurut Mahendradatta, cara yang digunakan untuk menyudutkan Habib Rizieq itu merupakan cara anak kecil.

"WhatsApp itu bisa dibuat. Saya bisa buat kok nomor situ saya ganti nama Habib Rizieq. Itu kan bisa. Anda kan juga bisa, keluarnya Habib Rizieq bukan. Cara-cara anak kecil, kalau menurut saya anak kecil. Ini malah saya kaget, hoh ini kok modelnya sama kayak kasus chat mesum gitu loh," ujar dia. Untuk diketahui kasus chat mesum yang sebelumnya menjerat Habib Rizieq penyidikannya telah dihentikan.


Simak Video "Yusril Menanti Jawaban Sang Imam Besar":

[Gambas:Video 20detik]

Yusril Serang Habib Rizieq Syihab dengan Chat WhatsApp

(fjp/tsa)
FOKUS BERITA: Yusril Vs Rizieq
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed