Masyarakat Panik, Antrean BBM di Semarang Kian Panjang

Masyarakat Panik, Antrean BBM di Semarang Kian Panjang

- detikNews
Selasa, 27 Sep 2005 09:36 WIB
Semarang - Dugaan Pertamina Jateng soal munculnya kepanikan masyarakat terhadap BBM menjelang kenaikan harga 1 Oktober mendatang, terbukti benar. Hari ini, Selasa (27/9/2005), antrean panjang mewarnai seluruh SPBU di Kota Semarang.Sejak pukul 06.00 WIB, di SPBU Jalan Sriwijaya, ratusan pembeli harus rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Empat tangki pengisi BBM dikerubungi pembeli. Tak ada yang kosong.Di SPBU Jalan Pandanaran lain lagi. Karena banyaknya pengantre, ratusan kendaraan roda empat dan roda dua terpaksa memakan badan jalan hingga radius 200 meter. Puluhan kendaraan roda empat terlihat didorong karena kehabisan BBM.Mungkin karena saking habisnya, banyak pembeli yang terpaksa membeli Pertamax. Padahal biasanya kendaraan mereka cukup diberi premium. "Kalau nggak gitu kan nggak jalan Mas," kata salah seorang pembeli, Marno (43) kepada detikcom ketika ditemui di SPBU Pandanaran.Hal serupa juga terjadi di SPBU Jalan Ahmad Yani. Hampir dua pertiga jalan ditempati pengantre BBM. Akibatnya, salah satu jalan protokol yang hanya beberapa ratus meter dari pusat kota (Kawasan Simpang Lima) itu macet.Salah seorang tukang becak yang sehari-hari mangkal di SPBU Ahmad Yani, Sulis (36) menyatakan, antrean itu terjadi sejak Senin (26/9/2005) kemarin. Tak peduli pagi, siang atau malam, para pembeli nekat mengantre."Paling panjang ya masih dalam hitungan meter, paling 500 meter. Tidak mencapai 1 kilometer. Tapi ini sudah panjang lho. Biasanya nggak begini kok," tuturnya.Menurut pantauan detikcom, pada Senin (26/9/2005) malam, beberapa truk tangki terlihat mengisi BBM di SPBU. Hari ini juga masih ada satu dua truk Pertamina mengisi BBM. Artinya, distribusi BBM masih terus berlangsung, tapi kepanikan masyarakat memang sulit dicegah. (asy/)


Berita Terkait