ADVERTISEMENT

Mahendradatta Tetap Percaya Habib Rizieq daripada Yusril Gegara 'PHP' Ba'asyir

Faiq Hidayat - detikNews
Rabu, 03 Apr 2019 19:06 WIB
Mahendradatta (Foto: Faiq/detikcom)
Jakarta - Pengacara Habib Rizieq Syihab, Mahendradatta, tak percaya atas klaim Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra yang menyebut kliennya meragukan keislaman capres Prabowo Subianto. Mahendratta mengungkit pernyataan Yusril soal pembebasan terpidana terorisme Ustaz Abu Bakar Ba'asyir.

"Saya lebih percaya Habib Rizieq ya karena saya sendiri kan sudah mengalami suatu hal yang kurang mengenakkan ya. Yaitu zamannya Ustadz Ba'asyir yang kemarin itu. Jadi saya lebih percaya Habib Rizieq pastinya," kata Mahendradatta di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2019).



Mahendradatta menilai polemik mengenai keislaman Prabowo sengaja dibuat. Dia menuding Yusril sedang berkampanye lewat isu tersebut.

"Saya pikir polemik itu hanya diciptakan, tidak perlu lagi ditanggapi lebih lanjut. Saya pikir itu hanya bagaimana berkampanye di media massa," ujarnya.



Dia kemudian menanggapi terkait bukti percakapan WhatsApp Habib Rizieq yang dibeberkan oleh Yusril. Menurut dia, Habib Rizieq tak akan mudah begitu saja untuk membeberkan persoalan melalui aplikasi percakapan.

"Kalau memang ada bukti percakapan dan sebagainya apakah suara Habib atau apa, setahu saya menghubungi Habib tak semudah itu. Saya saja pengacara Habib Rizieq kalau hubungi beliau tidak langsung diangkat, jadi banyak hal ada orang mengaku berkomunikasi dengan whatsApp kasus WA masak dia pegang WA sama saja pertegas kasusnya," ujarnya.



Mahendradatta mengatakan keislaman Prabowo sudah diakui oleh banyak pihak. Dia juga mengaku pernah salat berjemaah bersama Prabowo.

"Kalau PBB membantah dan ada percakapkan silahkan saja. Keislaman pak Prabowo sudah banyak kok kenal beliau, dan menjamin beliau salah satunya Ustad Sambo. Saya pernah salat sama Pak Prabowo, saya pribadi dampingi Pak Prabowo di Majelis Tafsir Alquran dan beliau lancar karena beliau pernah di Jordan setidaknya bahasa Arab tahu," imbuh dia.

Sebelumnya, Yusril mengungkap transkrip lengkap percakapan WhatsApp dengan Habib Rizieq yang meragukan keislaman Prabowo. Yusril menegaskan transkrip percakapan itu merupakan bukti bahwa dirinya tak menyebarkan kebohongan.

"Perhatikan tanggal dan jam komunikasi via WA antara Yusril dan Habib Rizieq. Komunikasi bulan September 2018 itu belum dua tahun, lho. Nyata dalam video itu Habib Rizieq BERBOHONG. Yusril dan Habib tidak pernah komunikasi membahas Prabowo seperti dikatakan Habib Rizieq juga BOHONG," kata Yusril kepada wartawan, Rabu (3/4/2019).

Yusril mengatakan Habib Rizieq juga menyeret nama Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam percakapan tersebut. Berdasarkan penuturan Yusril, Rizieq menyebut Prabowo terjebak dengan SBY yang tengah berupaya melakukan propaganda melawan politik Islam.

Dia menegaskan bukti percapakan dengan Rizieq membuktikan bahwa Imam Besar FPI itu berbohong. Yusril memberikan gelar Habib Rizieq sebagai Si Raja Bohong.

"Itu tulisan Rizieq sendiri dalam WA yang jejak digitalnya bisa dijadikan bukti yang sangat sulit untuk dibantah. Pembicaraan telepon Yusril dan Rizieq tidak ada rekamannya, tetapi komunikasi via WA di atas telah cukup menunjukkan bahwa Habib Rizieq yang menuding Yusril berbohong, ternyata dirinya adalah SI RAJA BOHONG yang sesunggguhnya," tegasnya.


Yusril Jadi Kuasa Hukum Firza Husein, Habib Rizieq Terusik? Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]

Mahendradatta Tetap Percaya Habib Rizieq daripada Yusril Gegara 'PHP' Ba'asyir
(fai/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT