Wujudkan 'Anyer Reborn', Bupati Serang Minta Dukungan Kemenpar

Akfa Nasrulhaq - detikNews
Senin, 01 Apr 2019 20:45 WIB
Foto: Pemkab Serang
Foto: Pemkab Serang
Serang - Dalam memajukan pariwisata di Kabupaten Serang, pemerintah setempat terus berupaya melakukan beragam kegiatan untuk menarik wisatawan. Apalagi, beberapa waktu lalu, Anyer menjadi salah satu terdampak tsunami, sehingga perlu betul-betul dilakukan pemulihan.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengakatan, Pemkab Serang memiliki dua kegiatan besar rutin tahunan, yakni Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) dan Festival Bedolan Pamarayan. Ia menilai berbagai event AKCF rutin tersebut bisa menjadi perwujudan untuk 'Anyer Reborn' pasca bencana.

"Kami agendakan maraton kegiatan untuk kembali memulihkan Anyer khususnya, dan umumnya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Serang," ujar Tatu, dalam keterangan tertulis, Senin (1/4/2019).

Saat menerima kunjunngan kerja Menteri Pariwisata Arief Yahya ke Kabupaten Serang di Pendopo Bupati, itu, Tatu menjelaskan, event yang sudah terlaksana antara lain Funbike Sejabat 7 dan Lomba Burung Berkicau.


Kemudian pada Juni mendatang, pihaknya merencanakan menggelar event Expo AKCF, Lomba Batik, dan Festival Silat Kaserangan Serang. Sementara Juli, akan ada event Gemarikan dan Beach Clean Up.

Selanjutnya pada Agustus lebih banyak event, yakni Color Fun Run, Ngagurah Dano, dan Lomba Kuliner. Pada September ada Lomba Mancing Selat Sunda, Anyer Krakatau Bike Festival, dan Anyer Krakatau Adventure Destination.

Kemudian pada Oktober seiring dengan hari jadi Kabupaten Serang, ada AKCF Surfing Competition, Pameran UMKM, dan Festival Bedol Pamarayan.

Tatu pun meminta Kementerian Pariwisata memberikan dukungan terhadap beberapa kegiatan AKCD dan Festival Bedol Pamarayan. Dan dalam kesempatan silaturahmi tersebut, keduanya sepakat untuk mewujudkan 'Anyer Reborn', sebagai wujud komitmen membangkitkan kembali pariwisata pantai pasca tsunami Selat Sunda.


"Kita sepakat untuk mewujukan Anyer Reborn, dan optimistis pariwisata pantai di Kabupaten Serang akan kembali bangkit," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku sudah tiga kali mengunjungi Banten pasca tsunami Selat Sunda 22 Desember 2018 lalu.

"Kemenpar telah membentuk Tim Selat Sunda Aman. Tiga strategi pemulihan sektor pariwisata Selat Sunda di Banten dan Lampung dengan total anggaran kurang lebih Rp 15 miliar," ujar Arief.

Ia menjelaskan, tiga strategi tersebut yakni, pemulihan sumber daya manusia (SDM), pemulihan pemasaran, dan pemulihan destinasi terdampak. Kemenpar memberikan dukungan 49 kegiatan pemulihan di Banten. (idr/idr)