Kota Malang Langka Premium

Kota Malang Langka Premium

- detikNews
Senin, 26 Sep 2005 23:31 WIB
Malang - Kenaikan harga BBM sudah di ambang pintu. Tapi, kelangkaan BBM sudah menembus pintu. Buktinya, bahan bakar jenis premium sudah langka di Malang, Jawa Timur.Berdasarkan pemantauan detikcom pada lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Malang, Jawa Timur, Senin (26/9/2005), terjadi kelangkaan premium yang menimbulkan antrean kendaraan. Hingga pukul 19.30 WIB, lima SPBU di Kota Apel itu sudah kehabisan stock premium sejak pukul 14.00 WIB. Pada lima SPBU itu hanya diletakkan papan bertuliskan 'Premium Habis'.Kelima SPBU itu yakni terletak di Jl Kawi, Jl Panglima Jend Sudirman, Jl Mondoroko Singosari, Jl Raya Lawang dan Jl Raya Belimbing.Sedangkan di empat SPBU lainnya masih terlihat antrean panjang kendaraan hingga mencapai sekitar 150 meter. Akibatnya, kendaraan antrean pun mencapai keluar areal stasiun bahan bakar tersebut. Beberapa SPBU yang masih terlihat adanya antrean panjang kendaraan itu antara lain, SPBU Randu Agung Lawang, SPBU di Jl Soekarno-Hatta, SPBU di Jl Bendungan Sutami dan SPBU yang berada di Jl Veteran. Di empat SPBU tersebut, rata-rata kendaraan yang mengantre mencapai 100 hingga 150 meter keluar SPBU hingga ke jalan raya. Antrean itu terdiri dari mobil pribadi, angkutan kota, sepeda motor, serta beberapa penjual yang membawa jerigen. Antrean panjang ini masih bertahan hingga 2-3 jam."Berhubung premium habis, mau tidak mau saya harus beli pertamax yang seliternya Rp 5.700. Daripada saya dorong, biar mahal sedikit tidak apa-apa asal bisa buat kerja," kata Bagus, warga Randu Agung Lawang. Salah seorang pemilik SPBU di Jl Mondoroko Singosari yang enggan disebutkan namanya membantah ada penimbunan premium. "Habisnya premium ini, karena stok yang saya terima saat ini sudah dikurangi Pertamina. Biasanya 15 ribu liter per hari, sekarang hanya setengahnya. Begitu diisi para pembeli langsung ngantre. Kalau sekarang habis, maka kita harus nunggu kiriman besok," kata si pemilik SPBU. (ism/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads