Tanggapi Habib Rizieq, Bawaslu: Kami Proses Jika Ada Laporan

Tanggapi Habib Rizieq, Bawaslu: Kami Proses Jika Ada Laporan

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 01 Apr 2019 19:50 WIB
Tanggapi Habib Rizieq, Bawaslu: Kami Proses Jika Ada Laporan
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan . (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab menyebut beberapa ketua tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di Arab Saudi diiming-imingi sejumlah uang agar surat suara tercoblos pada nama Jokowi. Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan kalau ada dugaan kecurangan sebaiknya dilaporkan ke Bawaslu.

"Tentu kalau ada dugaan kecurangan, dugaan-dugaan manipulasi, dugaan-dugaan yang melanggar tentu ada laporan, kami akan tindak lanjuti," kata Abhan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).


Abhan mengatakan nantinya di hari pemungutan suara terdapat pengawas pemilu serta saksi dari peserta pemilu. Apabila ada indikasi kecurangan maka bisa dilaporkan ke Bawaslu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti kan proses pemungutan perhitungan suara itu kan ada pertama, pengawas pemilu, ada juga pemantau yang melihat dan publik yang melihat dan juga ada sanksi dari peserta pemilu," kata Abhan.


Habib Rizieq sebelumnya menyebut beberapa ketua TPS yang ada di Arab Saudi dihubungi elite parpol pengusung Jokowi serta mengiming-imingi sejumlah uang kepada mereka. Rizieq mengatakan para ketua TPS diminta supaya surat suara tercoblos pada nama Jokowi.

"Bahkan belakangan ini kita juga mendapatkan informasi yang sangat-sangat memprihatinkan, di mana ada beberapa ketua TPS di kota-kota kecil di Saudi Arabia, seperti di Qasim, kemudian juga di Abha, Jizan, dan lain sebagainya, di mana di antara mereka ada yang ditelepon oleh beberapa pimpinan dari partai pengusung Jokowi. Mereka ditawarkan sejumlah uang, sejumlah fasilitas, dengan syarat kalau mereka mau melakukan apa yang mereka minta, yaitu seluruh kertas suara yang diperuntukkan bagi WNI yang ada di kota-kota kecil di Saudi Arabia semua ditusuk, dicoblos hanya untuk Jokowi," ujar Rizieq dalam video yang ditayangkan Front TV, seperti dilihat detikcom, Senin (1/4). (yld/dkp)


Berita Terkait