detikNews
Senin 01 April 2019, 11:30 WIB

Jokowi ke Manado, Gubernur Sulut Apresiasi Pembangunan Infrastruktur

Robi Setiawan - detikNews
Jokowi ke Manado, Gubernur Sulut Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Foto: Dok. Pemprov Sulut
Jakarta - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengatakan semua sektor pembangunan di Sulut terus menunjukkan pencapaian positif. Menurutnya pembangunan tumbuh pesat sejak kepemimpinan Jokowi.

"Atas nama Pemprov Sulut, saya sangat berterima kasih atas semua yang Bapak Presiden lakukan untuk Sulut," kata Olly dalam keterangan tertulis, Senin (1/4/2019).

"Pertumbuhan ekonomi Sulut meningkat, angka kemiskinan menurun, jumlah pengangguran menurun, pembangunan infrastruktur terus dikerjakan, dan semakin banyaknya jumlah turis yang berkunjung di Sulut. Ini semua karena dukungan dari Bapak Presiden," sambungnya.


Lebih jauh, terkait pembangunan infrastruktur, Olly menyatakan bangga kepada Jokowi karena hari ini Jokowi akan meresmikan pembangunan rumah susun mahasiswa di Sulut.

"Kami juga berterima kasih atas bantuan Bapak Presiden atas pembangunan rumah susun mahasiswa UKIT (Universitas Kristen Indonesia Tomohon) dan rumah susun mahasiswa IAIN (Institut Agama Islam negeri)," ujarnya.

Selain meresmikan rumah susun mahasiswa, ia mengatakan Jokowi juga akan meresmikan sejumlah proyek strategis nasional di Sulawesi Utara (KEK Bitung), Sulawesi Tengah (KEK Palu) dan Maluku Utara (KEK Morotai) yang pelaksanaannya bakal disatukan di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Sebelumnya diberitakan Jokowi telah tiba di Manado pada Minggu (31/3/2019) sekitar pukul 17.45 WITA untuk menghadiri silaturahmi bersama peserta Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) X Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) di Sutan Raja Convention Centre, Kabupaten Minahasa Utara.

Kedatangan Jokowi ini pun disambut ribuan warga yang mencegat iring-iringan rombongan mobil kepresidenan. Menurut Jokowi, di negara lain tak akan ada peristiwa warga mencegat seorang kepala negara.

"Apa yang terjadi? Saya di jalan dicegat. Cuma di sini ada presiden lewat dicegat. Kalau cuma memanggil dipinggir jalan enggak apa-apa. Pak, pak, tapi ini di tengah jalan. Berhenti sampai sembilan titik," ucap Jokowi.

Warga yang mencegat memintanya untuk keluar. Massa juga sempat mengancam jika Jokowi tidak keluar, kerumunan tidak akan bubar. Jokowi pun akhirnya keluar dan melayani permintaan foto bersama.

"Mereka minta saya keluar, kalau enggak keluar mereka enggak bubar. Coba, tunjukan, di negara mana presiden dicegat," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Jokowi juga mengajak seluruh masyarakat Sulut untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan presiden dan pemilihan legislatif pada 17 April 2019. Menurutnya pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut memerlukan pembiayaan yang besar, sehingga amat disayangkan bila masyarakat tak memanfaatkan kesempatan tersebut.

"Sangat rugi besar kita kalau tidak menggunakan hak pilih kita. Pilihan kita akan menentukan masa depan bangsa ini," katanya.

Lebih jauh, pada kesempatan itu, Jokowi juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan. Tambah dia, dengan suasan kondusif maka pembangunan dapat berjalan optimal.


Sementara itu Ketua Umum PGI Pdt. Henriette Tabita Lebang menerangkan tujuan pelaksanaan KGM X-PGI untuk mengevaluasi persoalan yang dihadapi masyarakat Indonesia, khususnya yang dihadapi umat Kristiani, sebagai upaya membangun bangsa sekaligus memberi sumbangsih bagi kemajuan, kemaslahatan umat Kristen, dan warga masyarakat secara umum.

"Nantinya, setiap usulan dari konferensi ini akan dibahas pada Sidang Raya PGI XVII bulan November 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Timur," kata Henriette.

Sebagai informasi pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Wakil Ketua TP PKK Devi Kandouw-Tanos, para bupati dan wali kota, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Sulut.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed