Poltabes Batam Gerebek Pulau Tempat Penimbunan BBM

Poltabes Batam Gerebek Pulau Tempat Penimbunan BBM

- detikNews
Senin, 26 Sep 2005 17:36 WIB
Pekanbaru - Jajaran Poltabes Batam berhasil menggagalkan penimbunan BBM solar sebanyak 6 ton. Penimbunan solar itu berada di sebuah pulau terpencil tanpa penguni. Sayang para pelakunya tidak berhasil ditangkap, keburu melarikan diri.Tersebutlah pulau Perigi Papan, sekitar 10 km sebelah barat Pulau Batam. Pulau seluas 100 hektar itu tidak berpnghuni. Hanya ada hutan dan semak belukar di sana. Tapi kesunyian pulau itu justru dimanfaatkan para mafia BBM untuk dijadikan kawasan penimbunan BBM. Tapi belakangan polisi mulai curiga dengan banyaknya aktivitas pada malam hari. Sejumlah kapal juga sering singgah di pulau sunyi itu. "Dengan berbagai infomasi yang kita kumpulkan, kita pun menurunkan anggota untuk melihat apa yang terjadi di pulau itu. Ternyata di pulau itu dijadikan tempat penimbunan BBM jenis Solar. Kita berhasil mengamankan 6 ton solar di pulau itu," kata Kapoltabes Batam, Kombes Eko Hadi Sutejo kepada wartawan, Senin (26/09/2005) di Batam.Poltabes Batam menggerebek pulau itu dengan menurunkan 40 personel Polisi Air. Tapi sayang, ketika dilakukan penggerebekkan pada Sabtu (24/09/2005) lalu, polisi tidak lagi menemukan para pelaku penimbunan solar itu. Pelaku lebih dahulu melarikan diri dengan kapal yang telah tersedia di pulau tersebut.Malah sebelum polisi tiba di lokasi, para pelaku penimbunan BBM ini masih sempat menenggelamkan sebuah kapal kayu yang berisikan 10 ton solar. Yang tersisa, hanya 6 ton solar yang ditampung dalam drum. "Seluruh barang bukti itu sudah kita amankan. Tapi tersangkanya keburu kabur," kata Kapoltabes Batam.Diperkirakan, dengan adanya penimbunan BBM solar ini, pemerintah sudah dirugikan ratusan miliar rupiah. Saat ini Poltabes Batam tengah berusaha untuk membawa barang bukti dari pulau itu ke Batam. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pengawasan barang bukti.Barang bukti BBM solar 6 ton tersebut diletakan di dalam semak belukar yang berawa. Solar dalam drum yang terkunci rapat itu tersusun rapi seakan telah siap untuk diselundupkan."Kita masih terus mengembangkan kasus penimbunan BBM di pulau tersebut. Kita akan mencari tahu siapa pemilik BBM tersebut," kata Kapoltabes Batam. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads