Belum Ada Lonjakan Permintaan BBM di SPBU-SPBU Jakarta
Senin, 26 Sep 2005 16:35 WIB
Jakarta - Menjelang kenaikan harga BBM 1 Oktober 2005, diprediksi banyak masyarakat yang menimbun BBM. Namun hingga Senin (26/9/2005), belum terlihat lonjakan permintaan BBM di sejumlah SPBU di Jakarta. Permintaan BBM masih normal.Ini terlihat di SPBU yang terletak di Jl. Pangeran Antasari, Jakarta Selatan. Pemantauan detikcom, di SPBU tersebut tidak ada antrean panjang kendaraan. Antrean kendaraan yang mengisi BBM tampak seperti biasanya. Stok BBM juga masih normal.Menurut Endang, pengelola SPBU tersebut, hingga kini lonjakan permintaan terhadap BBM belum tampak. "Biasanya, lonjakan permintaan BBM terjadi satu hari menjelang kenaikan harga BBM," kata Endang.Saat ini, aku Endang, pasokan BBM dari Pertamina juga masih normal. "Tidak ada kesulitan. Mau pesan berapa saja, bisa diantar," kata dia.Setiap hari, SPBU ini dipasok Pertamina 16.000 liter premium per hari. Dan hingga hari ini, permintaan masyarakat terhadap premium di SPBU tersebut masih berkisar 12.000 liter per hari. "Jadi, tetap ada sisa 4.000 liter," ungkap dia.Hal yang sama juga disampaikan Ade Indrayana, pengelola SPBU di Jl. TB simatupang, Jakarta Selatan. Menurut dia, hingga saat ini, pasokan BBM dari Pertamina masih normal. Permintaan masyarakat terhadap BBM di SPBU yang buka 24 jam ini masih sekitar 40.000 liter per hari.Hal senada juga terjadi di SPBU lainnya yang masih berada di Jl. TB Simatupang. Menurut Harun, salah seorang petugas SPBU, tidak ada lonjakan permintaan terhadap semua jenis BBM. Pasokan BBM dari Pertamina juga tetap lancar.
(asy/)











































