Jakpus Terima 50 Permintaan Penanggulangan Virus Flu Burung
Senin, 26 Sep 2005 15:10 WIB
Jakarta -
Selama merebaknya wabah virus flu burung, setidaknya sudah ada 50 laporan yang diterima Suku Dinas (Sudin) Peternakan dan Perikanan Jakarta Pusat (Jakpus). Laporan terbanyak mengenai ketakutan masyarakat akan virus mematikan ini."Laporan lainnya, meminta kepada Sudin untuk memberikan penyuluhan atau sosialisasi masalah flu burung. Dan meminta tindakan atau langkah-langkah penanggulangan pemberantasan dan pengendalian kasus flu burung," kata Kasudin Peternakan dan Perikanan Jakpus drh Sigit Budihardjo kepada detikcom.Hal ini disampaikan dia saat ditemui di rumah Koordinator Persatuan Penggemar Perkutut Seluruh Indonesia, Jl Cempaka Baru, Serdang, Jakarta Pusat, Senin (26/9/2005).Sigit menambahkan, dari 50 laporan yang diterima pihaknya, namun baru 11 laporan yang bisa ditindaklanjuti. Hal ini dikarenakan dari setiap lokasi yang didatangi, terdapat 3 hingga 10 tempat yang dilakukan penyemprotan hanya untuk daerah tersebut saja.Selain itu, pihaknya juga mengalami keterbatasan personel. "Personel kami hanya 8 orang, 3 petugas fungsional, 2 medis, dan 3 paramedik," ungkapnya.Keterbatasan lainnya, kurangnya sarana bio security berupa hand sprayer dan larutan desinfektan.Menurut Sigit, untuk melaksanakan kegiatan tersebut, setidaknya Sudin Peternakan dan Perikanan Jakpus memerlukan dana Rp 100 juta. Dana itu diperlukan untuk operasional pengawasan lalu lintas unggas, bio security dan vaksinasi, serta sosialisasi."Ini menurut informasi, Sudin Peternakan Jakpus akan mendapat Rp 100 juta dari Gubernur DKI Jakarta," ujarnya. Namun Sigit enggan mejelaskan lebih lanjut mengenai kapan dana itu akan turun.
(ary/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































