BBM Langka karena Panic Buying, Pertamina Jateng Tunggu Tanker

BBM Langka karena Panic Buying, Pertamina Jateng Tunggu Tanker

- detikNews
Senin, 26 Sep 2005 14:55 WIB
Semarang - Beberapa hari terakhir pasokan BBM di Semarang dan sekitarnya mulai terganggu. SPBU kosong dan minyak tanah pun langka. Untuk mengatasinya, Pertamina Jateng menunggu datangnya tanker dari Cilacap.Pelaksana Harian Humas Pertamina Unit Pemasaran (UPms) Jateng-DIY Heppy Wulansari kepada detikcom mengakui adanya kelangkaan BBM. Menurut dia, kosongnya SPBU disebabkan dalam minggu-minggu ini jalur distribusinya terganggu."Mobil tanki mengambil dari Depo Rewolu Yogyakarta. Jadi, penyalurannya tidak bisa cepat sebagaimana biasanya," kata Heppy yang ketika dihubungi melalui ponselnya, mengaku sedang rapat, Senin (26/9/2005).Untuk mengatasi hal tersebut, Heppy menjelaskan Pertamina masih menunggu tanker yang datang dari Balongan dan Cilacap. Tanker yang membawa sekitar 24.000 KL BBM itu diperkirakan akan datang Selasa (27/9/2005).Selain itu, Heppy menjelaskan, langkanya BBM menjelang kenaikan harga ini juga akibat konsumsi masyarakat yang meningkat. Mereka membeli premium, solar, dan minyak tanah sesegera mungkin. "Sepertinya ada panic buying," imbuhnya.Mengenai minyak tanah yang juga langka, Heppy memaparkan penyalahgunaan atau penyelundupan merupakan faktor utama hilangnya minyak tanah di pasaran. Banyak kalangan yang memanfaatkan disparitas (perbedaan) harga minyak tanah."Mereka membeli dengan harga jenis rumah tangga, tapi menjual dengan harga UKM atau industri. Itu untungnya gede lho. Ini yang rawan penyelundupan," ungkapnya.Terakhir Heppy menuding spekulan. Menurut dia, spekulan mulai menimbun ketika pemberitaan tentang kenaikan harga BBM kian kencang. "Ada juga yang mengoplos solar dan minyak tanah," ujar Heppy pendek. (asy/)


Berita Terkait