40 Tetangga & Keluarga Karwati Diambil Sampel Darahnya
Senin, 26 Sep 2005 14:48 WIB
Bekasi - Tak hanya keluarga inti Karwati, para tetangga wanita yang meninggal karena flu burung ini juga diambil sampel darahnya. Sebanyak sekitar 40 orang diambil darahnya sebagai upaya pemeriksaan dini terhadap kemungkinan adanya korban baru penderita flu burung.Pengambilan sampel dilakukan oleh empat pegawai Dinas Kesehatan Bekasi yang mendatangi lingkungan tempat tinggal almarhumah Karwati di Kampung Sempu Gardu RT 04/02, Desa Pasir Gombong, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Senin (26/9/2005) siang.Karwati meninggal dunia pukul 03.45 WIB, Senin (26/9/2005). Ibu dua anak ini dirawat di RSPI Sulianti Saroso pada 22 September. Saat itu kondisi perempuan berusia 30 tahun itu sudah parah sehingga langsung masuk ke ruang ICU. Para tetangga Karwati yang diambil sampel darahnya itu masih termasuk keluarga besar Karwati. Karwati merupakan anak bungsu dari enam bersaudara dari pasangan Nami dan Kamin. Keluarga besar Karwati ini tinggal saling berdekatan dalam satu lingkungan.Pengambilan sampel kali ini merupakan yang kedua kalinya. Pengambilan sampel pertama dilakukan pada Jumat 23 September. Saat itu hanya sekitar 15 orang yang diambil sampel darahnya. Pengambilan sampel ulang ini dilakukan karena Karwati sudah positif terkena flu burung.Termasuk yang diambil sampel darahnya adalah kedua anak almarhumah Karwati dari pernikahannya dengan Nurbasan, yaitu Mutia (11) dan Mulyadi (4). Saat diambil darahnya Mulyadi menangis histeris. Anak seusia itu memang masih sangat takut terhadap darah.
(gtp/)











































