DetikNews
Jumat 29 Maret 2019, 17:36 WIB

Guru yang Sodomi Murid di Sumbar Dipecat dan Diusir dari Rumah Dinas

Jeka Kampai - detikNews
Guru yang Sodomi Murid di Sumbar Dipecat dan Diusir dari Rumah Dinas Ilustrasi Pencabulan Anak (Foto: Andhika Akbarayansyah)
Padang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten 50 Kota Sumatera Barat langsung memberhentikan guru cabul FY yang menyodomi belasan muridnya. Ia juga diminta untuk segera mengosongkan rumah dinas yang ditempatinya.

Kepada detikcom, Jumat (29/3/2019), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten 50 Kota, Indrawati mengatakan, perilaku FY telah mencoreng nama baik dunia pendidik. Selain nama dunia pendidikan, tindakan bejat "FY" juga merusak nama baik daerah.

"Yang bersangkutan sudah kita berhentikan dan rumah dinas yang ditinggalinya selama ini sudah dikosongkan," kata Indrawati.



Ia mengakui, Pak Guru FY memang diizinkan untuk tinggal di rumah dinas guru, karena rumah tersebut selama ini kosong. "Ya, dia kan mengajar disana. Istrinya juga mengajar, namun di sekolah lain. Jadi kita ijinkan menempati salah satu rumah," katanya.

Sejak kejadian, FY yang sudah honor sejak tiga tahun terakhir langsung diberhentikan.

Pak Guru FY diamankan dari amukan wali murid yang mengepungnya di Jorong Padang Parik Panjang, Kenagarian Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten 50 Kota, Sabtu (23/3/2019) lalu.

Tersangka diamuk oleh orang tua murid yang mendapat laporan anaknya menjadi korban sodomi sang guru. Aksi bejat guru pelajaran agama itu berlangsung sejak tahun 2017 lalu. Korbannya saat ini ada yang sudah duduk di bangku kelas 1 SMA.

Korban akibat perilaku guru FY kini tercatat sudah 12 orang. Jumlah itu diperkirakan masih akan bertambah, karena perbuatan itu sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir.

Tersangka dijerat dengan pasal tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.
(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed