BK DPR Pertanyakan Tindakan Irma Hutabarat Lakukan Konpers
Senin, 26 Sep 2005 14:06 WIB
Jakarta - Badan Kehormatan (BK) DPR mempertanyakan tindakan Irma Hutabarat yang telah menggelar konferensi pers (konpers) sendiri. Hal ini karena selama dihubungi BK, Irma tidak pernah mengangkat telepon."Ini suatu keanehan, ketua kami sudah menelepon tetapi diputus, dihubungi sulit, tapi malah pers rilis sendiri. Kami akan pertanyakan, kenapa itu," kata Wakil Ketua BK Gayus Lumbun di Gedung DPR/MPR Senayan, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (26/9/2005).Namun, meski sudah mempersiapkan pertanyaan kepada Irma terkait praktek percaloan di DPR, Gayus mengakui BK belum menjadwalkannya. "Diharapkan dapat diperiksa sebelum masa reses, sebelum 1 Oktober," ujarnya.Irma menggelar konferensi pers di sebuah restoran yang letaknya bersebelahan dengan Kompleks DPR/MPR, Sabtu 24 September lalu. Dalam keterangannya, Irma mengaku tidak terlibat dengan praktek percaloan yang kini tengah diperiksa BK DPR.Namun, ia mengaku telah menjadi mediator pertemuan dua bupati dari Sumatra Utara dengan Ketua Panitia Anggaran (Pangar) DPR Emir Moeis.Dalam pernyataannya, Irma menambahkan, dananya tidak turun hingga kini. "Seseorang yang mempertemukan tanpa imbalan uang, jangan dianggap sebagai calo," cetus Irma kala itu.Irma juga menyesalkan, niat baiknya untuk membantu kampung halamannya ditanggapi seolah-olah telah melakukan aib. "Saya tidak melakukan lobi yang melanggar undang-undang," tegas Irma dalam konferensi persnya.
(ary/)











































