Demo BBM, Mahasiswa Semarang Gelar Tahlilan

Demo BBM, Mahasiswa Semarang Gelar Tahlilan

- detikNews
Senin, 26 Sep 2005 14:05 WIB
Semarang - Rencana kenaikan harga BBM terus saja diprotes. Senin (26/9/2005), dua kelompok berbeda di Semarang berunjuk rasa. Salah satunya menolak kenaikan harga BBM dengan tahlilan.Kelompok yang berunjuk rasa dengan tahlilan adalah aktivis PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Mereka mengawali aksinya di Masjid Baiturahman Simpang Lima dan long march menuju Bundaran Air Mancur dan Kantor DPRD Jateng, Jl Pahlawan Semarang.Di Kantor DPRD, setelah berorasi lumayan lama, mereka ditemui Wakil Ketua DPRD Jateng Abdul Kadir Karding. Lalu, mereka pun mengajak anggota dewan itu tahlilan bersama dengan dipimpin salah satu pendemo, Sabiq."Mari kita bacakan tahlil untuk pemerintah kita yang sedang sakit. Kalau sakitnya bisa sembuh ya syukur, kalau tidak ya semoga saja pemerintah kita cepat mati," katanya sambil disambut dengan teriakan "amien".Usai memberi pengantar, peserta demo langsung menyambutnya dengan bacaan Al-Fatihah dan berbagai surat pendek. Layaknya berdoa, mereka terlihat menjiwaitahlilan tersebut. Tahlilan digelar selama kurang lebih setengah jam. Selain menggelar tahlilan, pendemo juga melakukan happening art di sepanjang jalan dan di Kantor DPRD. Mereka membawa beberapa jirigen kosong dan kain hitam sebagai medianya.Di tempat yang berbeda, sejumlah mahasiswa yang menamakan diri BEM Fakultas Ilmu Sosial UNNES (Universitas Negeri Semarang) juga berunjuk rasa. Mereka minta rencana kenaikan BBM dibatalkan karena tidak tepat waktu.Para aktivis BEM yang berjaket almamater warna kuning ini akhirnya bergabung ikut tahlilan ketika mereka tiba di Kantor DPRD Jateng. Akibatnya, terasKantor DPRD itu pun dipenuhi mahasiswa. Sementara puluhan polisi hanya menjaga pintu masuk ruangan. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads