Segel di Kantor Penyimpanan Amplop 'Serangan Fajar' Bowo Dicopot KPK

Rolando - detikNews
Jumat, 29 Mar 2019 16:11 WIB
Salah seorang penyidik KPK mencopot segel. (Rolando/detikcom)
Jakarta - KPK mencopot segel di kantor tempat puluhan amplop berisi uang disita dalam perkara yang menjerat anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. Segel itu sebelumnya dipasang di pintu hingga deretan jendela kantor tersebut.

Dari pantauan detikcom di kantor yang berada di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, itu, Jumat (29/3/2019), terlihat penyidik KPK yang mengenakan rompi bertulisan 'KPK' di bagian punggung melepaskan segel berwarna merah dan hitam tersebut. Segel itu kemudian dibawa masuk ke dalam kantor itu. Hingga pukul 16.11 WIB, tim KPK masih berada di dalam kantor itu.

Sebelumnya, tim penyidik KPK itu datang ke lokasi itu menggunakan tiga mobil Toyota Innova. Ada delapan orang yang memasuki kantor itu, kemudian bertambah lagi dua orang.



Kantor itu berada persis di tepi jalan dengan tulisan 'INERSIA' di bagian depannya. Di dalam kantor itu, KPK menemukan 86 kardus berisi 400 ribu amplop berisi pecahan uang Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu, yang totalnya Rp 8 miliar.

KPK sebelumnya menduga uang itu akan digunakan Bowo untuk 'serangan fajar' dalam Pemilu 2019. Sebab, Bowo kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

Duit itu diduga KPK merupakan suap dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti kepada Bowo lewat orang kepercayaannya bernama Indung. Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, KPK menduga bagian uang itu termasuk penerimaan-penerimaan lainnya yang didapat Bowo sebelumnya. (dhn/dhn)