BBM di Semarang Mulai Langka
Senin, 26 Sep 2005 13:36 WIB
Semarang - Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 Oktober mendatang, sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Semarang mulai kehabisan stok. Sejumlah SPBU tutup dan para petugas memasang tulisan "Premiun habis/Solar habis". Akibat banyaknya SPBU yang tutup, beberapa SPBU yang masih mempunyai persediaan premium dan solar menjadi incaran pembeli. Antrean panjang pun terjadi.Dari pantauan detikcom, Senin (26/9/2005), di beberapa tempat di Semarang, SPBU yang tutup karena persediaan habis antara lain SPBU Jalan Majapahit, Jl Dokter Wahidin, Jalan Setiabudi, SPBU jalur pantura dan lain-lain. Sementara, SPBU yang masih ada stok antara lain SPBU Jalan Gajah Mungkur, Jalan Suparman, Jalan Pandanaran dan sejumlah SPBU lainnya. Karena tinggal sedikit, SPBU yang masih buka ini diserbu puluhan pembeli.Antrean panjang tak terelakkan di SPBU yang masih buka tersebut. Bahkan di SPBU di Jalan Sriwijaya dan Jalan Ahmad Yani, antrean kendaraan mencapai 100 meter hingga meluber ke jalan raya. Akibatnya, lalu lintas terganggu.Yunus, salah seorang pembeli BBM yang ditemui di Jalan Ahmad Yani, mengatakan kelangkaan BBM merata di sepanjang jalur pantura yang ia lewati. "Sejak dari Kabupaten Demak, hampir seluruh SPBU yang saya lewati kosong. Saya sempat ketar-ketir kalau kehabisan premium di jalan tadi," ujarnya.
(jon/)











































