detikNews
Jumat 29 Maret 2019, 13:59 WIB

Kampanye di Masjid, Caleg PKS Dihukum Pidana Percobaan

Andi Saputra - detikNews
Kampanye di Masjid, Caleg PKS Dihukum Pidana Percobaan Ilustrasi (ari/detikcom)
Balikpapan - Meski sudah berulang kali diultimatum untuk tidak berkampanye di tempat ibadah, tapi tidak dihiraukan caleg PKS, Ali Mansur di Balikpapan. Alhasil, Ali harus duduk di kursi pesakitan.

Kasus bermula saat jemaah di Masjid Ass-Sya'ban, Balikpapan, selesai melaksanakan shalat Isya pada 20 Desember 2018. Kemudian seorang MC membuka sambutan untuk dilanjutkan ceramah oleh Gus Nur. Di tengah ceramah, Gus Nur mempersilakan Ali Mansur ke podium.

"Nama saya Ali Mansur, calon legislatif DPRD Kota Balikpapan dari Partai Keadilan Sejahtera Daerah Pemilihan 3 Balikpapan Barat Nomor urut 1. Saya akan membantu memperjuangkan terwujudnya pembangunan SMK 7 di wilayah Balikpapan Barat," ujar Ali.


Setelah itu, tiba-tiba orang di sebelah Ali juga berdiri.

"Nama saya Nasruddin Thohor. Alamat saya di Perumahan Wika. Saya calon legislatif DPRD Provinsi Kaltim dari PKS Dapil Kota Balikpapan Nomor urut 6. Saya salah satu pengurus masjid Istiqomah Balikpapan. Saya membawahi Yayasan TK dan Paud Istiqomah," kata Nasruddin.

Mengetahui hal itu, takmir masjid langsung mengingatkan Cak Nur dan meminta ceramah tidak boleh menyenggol politik. Atas kasus di atas, Ali harus duduk di kursi pesakitan.

"Menjatuhkan pidana kepada Ali Mansur SPdI MM alias Pak Ali bin Abd Rasyid oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 bulan dan denda Rp 5 juta subsidair 1 bulan. Pidana tersebut tidak usah dijalani kecuali jika di kemudian hari ada putusan hakim yang menentukan lain disebabkan terpidana melakukan suatu tindak pidana sebelum masa percobaan selama 2 bulan terakhir," putus majelis PN Balikpapan sebagaimana dilansir website PN Balikpapan, Jumat (29/3/2019).


Duduk sebagai ketua majelis Bambang S Widjonarko dengan anggota Nugrahini Meinastiti dan Darwis.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melanggar pelaksanaan kampanye Pemilu menggunakan fasilitas tempat ibadah," ujar majelis dengan suara bulat.


Saksikan juga video 'Remaja DMI Siap Pantau Siapapun yang Berani Kampanye di Masjid':

[Gambas:Video 20detik]


(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed