Rakyat Miskin di Yogyakarta Tolak Kenaikan BBM
Senin, 26 Sep 2005 11:26 WIB
Yogyakarta -
Penolakan kenaikan harga BBM meluas di sejumlah daerah. Sekitar 50 orang dari Gerakan Politik Kaum Miskin Kota menggelar aksi menolak kenaikan BBM di Gedung DPRD DIY.Aksi digelar tepat di depan pintu masuk Gedung DPRD DIY, Jalan Malioboro, Yogyakarta, Senin (26/9/2005).Massa menggelar happening art yang menggambarkan kesengsaraan kaum miskin kota akibat kenaikan BBM. Salah seorang demonstran tampak membalut sekujur tubuhnya dengan perban dan memasang selang infus. Ini untuk menggambarkan terabaikannya pelayanan kesehatan bagi rakyat miskin. Seorang demonstran juga menuntun sepeda motor bututnya. Poster-poster pun dibentangkan. Antara lain bertuliskan "Tolak kenaikan harga BBM", "Pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat", dan satu poster bergambar foto SBY yang diberi tulisan "Lagi sakit".Koordinator aksi, Abdi, menilai kenaikan harga BBM menunjukkan SBY-Kalla tidak berpihak pada rakyat miskin. Harga sembako kian mahal dan pelayanan kesehatan bagi rakyat miskin juga terabaikan. "Sampai detik ini SBY-Kalla tidak pernah menjalankan program kerakyatan seperti yang digembar-gemborkan selama kampanye. Apa yang diomongkan tidak ada buktinya," kata Abdi dalam orasinya.
(aan/)










































