Saat keluar dari lift, Ma'ruf yang didampingi sang istri Wury Estu Handayani disambut oleh Ketua TKD Yogyakarta Bambang Praswanto. Lalu mereka menuju prasasti yang telah disediakan. Turut hadir Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Selanjutnya Ma'ruf Amin menandatangani prasasti tersebut.
Prasasti itu bergambar wajah pasangan Joko Widodo- Ma'ruf Amin mengenakan pakaian putih dengan peci hitam. Prasasti berlatar warna coklat muda, peta Yogyakarta, dan partai politik pendukung Jokowi-Ma'ruf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu prasasti untuk kemenangan capres dan cawapres. Itu memang dibuat oleh seniman-seniman Jogja. Itu tujuannya supaya di Jogja 01 menang. Itu nanti setiap kampanye diedarkan prasasti itu, prasasti pemenangan," ujar Bambang di Hotel Tentrem, Jl. Mangkubumi, Yogyakarta, Senin (28/3/2019).
Dikatakan Bambang, prasasti itu juga mencerminkan semangat TKD yang diwujudkan dalam kesenian yang dilukis oleh Toto Sudarwoto. Selain ditantantangani oleh capres dan cawapres rencananya akan ditandatangani oleh tokoh masyarakat Yogykarta.
"Tujuan untuk bagaimana menggugah semangat secara budaya masyarakat DIY untuk memilih 01. Jadi nanti selain ditandatangani oleh pak Jokowi dan Abah (Ma'ruf) nanti tokoh-tokoh Jogja juga ikut tandatangan di situ," lanjutnya.
TKD juga menargetkan 70 persen perolehan suara di Yogyakarta. Bambang mengaku berdasarkan survei terakhir perolehan suara 01 masih di angka 60 persen. Namun ia yakin dengan sisa masa kampanye target 70 persen akan tercapai.
"Target kita 70 persen. Sekarang ini, hasil survei kita terakhir yang dilakukan UGM tanggal 15 Maret, itu kita 61%. Jadi survei 1 bulan sebelumnya. Saya yakin. Yakin bahwa akan tercapai, paling tidak mendekati 70 persen," lanjutnya.
Setelah meneken prasasti, Ma'ruf langsung menuju Mlangi, Sleman untuk menghadiri Istighosah dan Deklarasi kiai-santri Daerah Istimewa Yogyakarata.
Saksikan juga video 'Prabowo Kalah di Survei, Fadli: Itu Tak Kredibel, Predator Demokrasi':
(dkp/dkp)











































