Iran Kecam Keras Resolusi IAEA Soal Program Nuklirnya
Senin, 26 Sep 2005 10:50 WIB
Jakarta - Krisis nuklir Iran kian berlarut-larut. Negeri republik Islam itu mengecam keras resolusi yang disetujui Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengenai nuklir Iran. Resolusi itu menetapkan bahwa masalah nuklir Iran akan diadukan ke Dewan Keamanan PBB.Pemerintah Iran menyebut resolusi itu ilegal. "Bagaimana pun juga Iran tidak akan menghentikan haknya akan teknologi nuklir," cetus Menteri Luar Negeri Manouchehr Mottaki seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (26/9/2005).Resolusi itu disusun oleh tiga negara besar uni Eropa, yakni Inggris, Jerman dan Prancis. Resolusi ini akan membukakan jalan untuk membawa masalah nuklir Iran ke Dewan Keamanan PBB, yang memiliki otoritas untuk menjatuhkan sanksi."Resolusi itu tidak punya landasan hukum dan karena itu tidak bisa diterima," tegas Mottaki. Uni Eropa dan Amerika Serikat menuding Iran tengah mengembangkan program senjata nuklir lewat program energi atomnya. Namun Iran membantah berulang kali tuduhan itu. Ditegaskan negara itu, program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi.AS terlebih lagi Uni Eropa, terus mendesak Iran untuk menghentikan program nuklirnya. Namun Iran bersikeras bahwa selama tujuannya untuk kepentingan sipil, maka pihaknya berhak menjalankan aktivitas nuklir.
(ita/)











































