Dewan Pertimbangan MUI Serukan Umat Islam Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2019

Dewan Pertimbangan MUI Serukan Umat Islam Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2019

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Rabu, 27 Mar 2019 18:36 WIB
Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar rapat pleno ke-37 Foto: Jefrie/detikcom
Jakarta - Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar rapat pleno ke-37. Salah satu poin kesepakatan dalam agenda ini, Dewan Pertimbangan MUI menyerukan agar masyarakat khususnya umat Islam menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019.

Pernyataan disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin di Kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/3/2019). Din menyampaikan sejumlah poin hasil rapat pleno.

"Satu, mengungkapkan rasa keprihatinan terhadap adanya gejala dan gelagat dalam kehidupan bangsa yang menunjukan perseteruan, peselisihan, dan perbedaan pendapat yang tajam, yang sangat potensial membawa perpecahan bangsa. Oleh karena itu Dewan Pertimbangan MUI mendorong adanya atau terselenggaranya Pemilu 2019 sebagai pemilu yang damai, berkualitas, berkeadilan, dan berkeadaban," kata Din.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kedua, Dewan Pertimbangan MUI menyerukan KPU, Bawaslu dan lembaga di bawahnya serta lembaga penegak hukum dapat bekerja sebaik-baiknya sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan demi lancarnya Pemilu 2019.

"Ketiga menyerukan kepada rakyat pemilih, khususnya umat Islam untuk menggunakan hak pilihnya, sebagai manifestasi dari tanggung jawab sebagai warga negara yang baik. Pemilihan pemimpin dalam pandangan Islam adalah kewajiban kebangsaan dan keagamaan sekaligus," jelas Din.

Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar rapat pleno ke-37Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar rapat pleno ke-37 Foto: Jefrie/detikcom

"Keempat, untuk itu dipesankan agar meningkatkan kecerdasan politik, demi adanya pemilu yang berkualitas, dengan memilih pemimpin sesuai dengan kata hati, kalbu, dan pengetahuan politik yang dalam, dalam rangka menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara yaitu Indonesia yang adil makmur di bawah naungan ridha dan magfirah Allah SWT," sambungnya.

Kelima, Dewan Pertimbangan MUI juga menyerukan umat Islam terus menerus berdoa kepada Allah SWT. Umat diminta berdoa memohon agar bangsa Indonesia diberi kekuatan lahir dan batin dan terhindar dari malapetaka perpecahan dan permusuhan.


"Dan yang paling akhir, saya mohon disepakati, Dewan pertimbangan MUI berharap agar Pemilu 2019 menjadi pemilu yang damai, berkualitas, berkeadilan dan berkeadaban. Maka terhadap gejala perpecahan bangsa, atau saya tambah agak keras, menolak setiap gejala dan gelagat yang ingin mengadu domba, memecah belah kehidupan bangsa dan umat Islam khususnya," ucap Din.

"Untuk itu Dewan Pertimbangan MUI mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengawal Pemilu 2019 dan menjadi kekuatan pemersatu bangsa pada massa yang akan datang," sambungnya. (hri/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads