BBM Kembali Langka di Pantura
Senin, 26 Sep 2005 00:03 WIB
Yogyakarta - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar kembali terjadi di wilayah Pantai Utara (Pantura). Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di wilayah Rembang Jawa Tengah hingga Tuban Jawa Timur sudah kehabisan stok sejak Jumat (23/9/2005). Kelangkaan juga terjadi antara Bojonegoro hingga kawasan Mantingan Ngawi, Jawa Timur.Di SPBU-SPBU yang kehabisan stok, di tempat meteran terpasang tulisan menggunakan papan kayu triplek atau kertas bekas kardus, 'Solar/Bensin Habis'. Adapula di pintu masuk yang sengaja dipasang rantai besi oleh karyawan SPBU yang menandakan tutup. "Mulai dari Lasem, Sarang Kabupaten Rembang, hingga perbatasan Tuban tidak ada satupun SPBU yang buka, semuanya terpasang tulisan 'habis'," kata Margianto (42) sopir perusahaan kargo PT Tri Pusaka Jaya kepada detikcom, Minggu, (25/9/2005).Sekitar 15 kilometer menjelang masuk Kota Tuban katanya, baru ada satu SPBU yang masih buka dan melayani pembeli. Namun antrian di SPBU tersebut untuk bensin dan solar cukup panjang hingga pinggir jalan raya Pantura. "Kira-kira antrian untuk kendaraan roda empat sepanjang lebih dari 150-an meter untuk mobil dan setelah antri 30 menit baru dapat," katanya. Menurut Margianto, dirinya ikut antri di SPBU tersebut untuk mengantisipasi bila di sepanjang wilayah Lamongan tidak ada SPBU yang menjual solar. Sebenarnya solar yang ada di tangki mobil masih mencukupi karena sudah terisi penuh di SPBU Solo pada hari Sabtu malam."Solar ditangki sebenarnya masih cukup karena kemarin sudah saya isi penuh, hanya masih Untuk jaga-jaga saja bila pulang kembali ke Yogya," kata Margianto yang biasa mengantarkan kiriman barang berupa pakaian di wilayah Pantura mulai dari Pati hingga Lamongan itu. Hal serupa juga dialami oleh MS Setiawan ketika baru pulang dari nyadran di tanah leluluharnya di wilayah Plumpang Tuban, tidak ada satupun SPBU di wilayah Bojonegoro hingga Mantingan Ngawi yang buka. Semua SPBU yang berada di jalur jalan tersebut semuanya tutup dan dipasang tulisan 'habis'. Setiawan juga sempat menanyakan kepada seorang petugas di sebuah SPBU di Padhangan Bojonegoro, SPBU sudah kehabisan stok sejak Sabtu kemarin. Karena hari ini adalah hari Minggu hampir dipastikan tidak ada tangki BBM dari Pertamina yang akan mengirimkan ke SPBU dan baru mendapatkan pasokan pada hari senin atau Selasa. "Ini aneh dan mengherankan, di wilayah Cepu dan Bojonegoro yang merupakan daerah kaya minyak yang dimiliki Pertamina, kok tidak ada SPBU yang buka," katanya.
(atq/)











































