DetikNews
Selasa 26 Maret 2019, 18:25 WIB

GP Ansor Serukan Rabu Putih, Bawaslu: Tak Boleh Ada Intimidasi di TPS

Dwi Andayani - detikNews
GP Ansor Serukan Rabu Putih, Bawaslu: Tak Boleh Ada Intimidasi di TPS Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Jakarta - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor menginstruksikan semua kader GP Ansor dan Banser untuk mengamankan situasi hari pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS seluruh Indonesia. Bawaslu menegaskan tidak boleh ada intimidasi di TPS.

"Yang pasti begini, tidak boleh ada intimidasi di sekitar TPS," ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).

Afif mengatakan belum mengetahui bagaimana bentuk pengorganisasian yang dimaksud saat pemungutan suara. Namun dia menyebut intimidasi hingga penggunaan atribut calon dilarang pada hari pencoblosan.

"Kita belum tau nanti yang dimaksud dengan pengorganisiran orang di TPS dan lain-lain. Kalau sifatnya ada intimidasi, itu dilarang, termasuk juga orang yang membawa atribut calon ketika proses hari H," kata Afif.


Afif mengatakan dia berharap tidak terjadi ketegangan di TPS. Dia juga menyebut pihaknya akan mengawasi dan melakukan pencegahan di setiap TPS.

"Harapan kita situasi di TPS benar-benar menyenangkan, tidak ada ketegangan. Kalaupun kemungkinan terjadi akan kita lakukan, misalnya intimidasi harus dihilangkan," ujar Arief.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat GP Ansor menyatakan maraknya hoax, fitnah, dan ujaran kebencian yang mewarnai kontestasi politik beberapa bulan terakhir telah mengakibatkan masyarakat terbelah. Akibatnya, mulai timbul rasa saling tidak percaya di tengah masyarakat.

Dia meminta masyarakat tidak mempercayai isu akan adanya kerusuhan menjelang, saat dan pasca-Pemilu 2019, serta tidak perlu khawatir akan adanya intimidasi dari kelompok tertentu.

"GP Ansor mendorong sekaligus percaya Polri dibantu TNI bertindak profesional dalam menjamin stabilitas politik dan keamanan Pemilu 2019. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tidak perlu ragu atau takut menggunakan hak pilih mereka pada 17 April 2019 mendatang," ujar Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas seusai Apel Kebangsaan Satu Janji Satu Negeri di Alun-alun Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (24/3).


Sekretaris Jenderal PP GP Ansor Abdul Rochman menambahkan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengadakan Rapat Koordinasi Nasional GP Ansor se-Indonesia di Jakarta.

"Rakornas akan membahas situasi politik terkini, terutama menyangkut pemilu serentak. Selain itu, GP Ansor akan mendeklarasikan gerakan Rabu Putih, yaitu sebuah gerakan masyarakat yang bertujuan memaksimalkan tingkat partisipasi pemilih Indonesia datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya/mencoblos pada pemilu 17 April 2019 secara bebas dan nyaman, tanpa rasa takut, atau merasa terintimidasi oleh kelompok mana pun," kata Adung--sapaannya.
(dwia/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed