TNI Bantu Amankan Gejolak Kenaikan Harga BBM

TNI Bantu Amankan Gejolak Kenaikan Harga BBM

- detikNews
Minggu, 25 Sep 2005 21:01 WIB
Jakarta - Berbagai gejolak muncul menyusul kenaikan harga BBM pada satu Oktober mendatang. TNI menyatakan kesiapannya membantu polisi mengamankan Jakarta dan daerah menjelang dan pasca rencana kenaikan harga BBM.Meski belum diperintahkan untuk mengatasi kemungkinan gejolak akibat kenaikan harga BBM, namun pihaknya berjanji selalu siaga 24 jam penuh hingga sewaktu-waktu dibutuhkan."Belum ada permintaan bantuan dari Polri. Hal itu melalui pemerintah daerah yang akan minta ke polisi, lalu polisi akan meminta bantuan kepada TNI melalui Panglima TNI," kata Panglima Komando Daerah Militer Jaya Mayjen Agustadi Sasongko Purnomo usai HUT TNI di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (25/9/2005). Hadir pula Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Djoko Santoso.Agus menyatakan, pihaknya akan menempatkan personelnya di titik-titik rawan. Titik rawan itu adalah tempat perbelanjaan dan sentra perekonomian lainnya. Meski begitu, belum ada rencana perubahan status keamanan menghadapi kenaikan harga BBM. Di tempat yang sama, KSAD Jenderal Djoko Santoso menyatakan pihaknya akan menyiapkan satuan-satuan baik di pusat maupun di daerah. Hal ini untuk melakukan langkah prevensi, ketika polisi membutuhkan TNI dalam pengamanan. Hingga saat ini belum ada perintah khusus dari presiden kepada TNI untuk ikut mengamankan kemungkinan munculnya gejolak kenaikan harga BBM.Djoko berharap demonstrasi menentang kenaikan harga BBM dilakukan dalam koridor menyampaikan pendapat dengan baik. "Unjuk rasa adalah hak warga negara," ujarnya. (atq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads