DetikNews
Selasa 26 Maret 2019, 14:25 WIB

Bawaslu DKI Hentikan Laporan Terkait Munajat 212

Dwi Andayani - detikNews
Bawaslu DKI Hentikan Laporan Terkait Munajat 212 Munajat 212 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Bawaslu DKI memutuskan menghentikan penanganan laporan terhadap Munajat 212. Bawaslu DKI menyatakan laporan tidak dapat ditindaklanjuti.

Putusan ini tertuang dalam pemberitahuan putusan yang ditandatangani Ketua Bawaslu DKI Muhammad Jufri, pada Selasa (19/3/2019). "Laporan tidak dapat diteruskan ke tahap selanjutnya karena tidak memenuhi unsur pelanggaran tindak pidana pemilu," dalam surat pemberitahuan Bawaslu DKI.

Dalam pemberitahuan dituliskan laporan tidak dapat ditindak lanjuti karena tidak memenuhi unsur pelanggaran tindak pidana pemilu. Hal ini sebagaimana diatur dalam pasal 492 juncto pasal 276 dan pasal 275 undang undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum.



Dalam surat pemberitahuan tersebut tertulis nama pelapor warga negara Indonesia. Dengan nomor laporan 01/LP/PP/Prov/12.00/III/2019.

Sebelumnya, Bawaslu DKI sudah melakukan klarifikasi terhadap Ketua MPR sekaligus Ketum PAN Zulkifli Hasan. Bawaslu kemudian melakukan klarifikasi ke pihak MUI DKI.

Ketua Bidang Infokom MUI DKI Jakarta Faiz Rafdi di kantor Bawaslu DKI sebelumnya menegaskan tidak mengundang tokoh politik dalam Senandung Selawat dan Zikir Nasional yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan acara Munajat 212.

"Kami tadi juga ada pertanyaan, apakah kami sebagai timses. Kami tegaskan kami bukan timses salah satu calon, baik dari 01 atau 02, sehingga kalau ditanya soal pelanggaran karena bukan timses jadi kurang pas," kata Faiz Rafdi, Senin (11/3).

[Gambas:Video 20detik]




Selain itu, Bawaslu DKI juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Fadli menegaskan tidak ada kampanye politik pada Munajat 212 di Monas. Kegiatan munajat 212 disebut Fadli berisikan zikir dan doa.

"Jadi saya diminta klarifikasi terkait kehadiran saya dalam Munajat 212 tanggal 21 Februari lalu. Kami memberikan klarifikasi, penjelasan bahwa kehadiran saya di sana adalah sebagai Wakil Ketua DPR diundang oleh panitia dan tentu saja tidak melakukan kegiatan kampanye," kata Fadli (18/3).


Simak Juga "BPN Vs TKN Soal Aksi 212 Picu Politik Identitas":

[Gambas:Video 20detik]


(dwia/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed