DetikNews
Selasa 26 Maret 2019, 11:46 WIB

Inas Hanura Jawab Anies: Saat Peresmian MRT Jokowi Bintangnya

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Inas Hanura Jawab Anies: Saat Peresmian MRT Jokowi Bintangnya Inas Nasrullah Zubir (Foto: Dok. Pribadi)
Jakarta - Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan bintang dalam peresmian MRT Jakarta fase I. Menurut Inas, tulisan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal 'tepuk tangan' di peresmian MRT merupakan bentuk kegamangan.

Inas awalnya menyebut Anies--di Pilgub DKI Jakarta--menafikan proyek MRT dengan lebih mengedepankan transportasi yang saat itu ada saja untuk mengatasi macet. Inas menuding saat itu Anies memandang MRT sebelah mata.


"Kalau kita me-refer kepada debat cagub DKI di Aula Birawa Hotel Bidakara, Cawang, Jakarta Selatan, 27 Januari 2017, Anies justru menafikan MRT dan tidak dipandang sebelah mata pun oleh Anies di mana dia ingin kelihatan tampil merakyat dengan mengatakan bahwa solusi macet adalah dengan mengintegrasikan kendaraan publik yang sudah ada, yakni TransJakarta, minibus, hingga Mikrolet saja," kata Inas kepada wartawan, Selasa (26/3/2019).

Setelah MRT diresmikan, Inas menyebut proyek itu banyak mendapat apresiasi. Saat peresmian, dia mengatakan Jokowi menjadi bintangnya.

"Tapi setelah banyak warga masyarakat yang memuji kehadiran MRT di mana Jokowi menjadi bintang pada saat peresmian MRT pada tanggal 24 Maret 2019 kemarin, maka Anies pun nampaknya berpikir lain, bahwa pencitraan dengan tampilan merakyatnya dalam debat pilgub yang lalu ternyata tidak diapresiasi oleh masyarakat Jakarta," sebut Inas.


Anggota DPR itu lantas menyoroti tulisan Anies yang diunggah di Instagram soal tepuk tangan di peresmian MRT untuk para pekerja. Menurutnya, tulisan Anies bentuk ketersinggungan.

"Kalau kita cermati tulisan Anies, maka tersirat bahwa Anies begitu baper karena merasa dirinya tersisihkan sebab tidak dielu-elukan oleh massa yang hadir pada saat peresmian sehingga dia mencurahkan isi hatinya itu dalam surat terbuka kepada pekerja MRT karena kesal menghadapi kenyataan bahwa masyarakat hanya mengelu-elukan Jokowi saja," tuding Inas.


Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut seorang pemimpin yang bekerja untuk rakyat tidak akan mengharapkan tepuk tangan. Hal tersebut disampaikan BPN untuk menanggapi soal sasaran tepuk tangan yang meriah saat peresmian MRT.

"Kalau pemimpin bekerja untuk rakyat dan bangsa tidak perlu dan tidak mengharapkan tepuk tangan atas segala kerja yang menjadi tugas dan amanah kita," kata juru debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sodik Mudjahid, saat dimintai tanggapan, Selasa (26/3).



Saksikan juga video 'MRT telah Beroperasi, Ingat-ingat Pesan Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed