DetikNews
Senin 25 Maret 2019, 20:52 WIB

Jokowi Tak Mau Ciri Khas 'Baju Putih' Diambil yang Lain

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Jokowi Tak Mau Ciri Khas Baju Putih Diambil yang Lain Capres Jokowi berkampanye di Malang. (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Malang - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) mengajak pendukungnya datang ke TPS pada 17 April mendatang dengan menggunakan kostum putih. Jokowi mengatakan kostum putih sudah menjadi ciri khas dirinya bersama cawapres Ma'ruf Amin.

"Marilah kita mengajak saudara-saudara kita, teman-teman kita, kawan-kawan kita, semua tetangga kita, untuk 17 April nantinya untuk menuju ke TPS. Jangan biarkan satu orang pun golput," kata Jokowi kepada pendukungnya di GOR Ken Arok, Jalan Mayjen Sungkono, Malang, Jawa Timur, Senin (25/3/2019).


"Ajak mereka semuanya ke TPS memakai baju putih, memakai baju putih, karena yang akan dicoblos itu bajunya juga putih. Karena putih adalah kita, kita adalah baju putih," lanjutnya.

Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin di surat suara Pilpres 2019Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin pada surat suara Pilpres 2019 (Foto: dok. Istimewa)

Jokowi tidak mau kostum putih yang sudah menjadi ciri khasnya sejak awal Pilpres 2019 diklaim orang lain.

"Ini nanti (khas baju putih) diambil yang lain. Kita sudah baju putih sejak awal, (malah) dipakai yang lain, enak saja," ujarnya.


Jokowi lalu mengungkit raihan suaranya di wilayah Malang Raya pada Pilpres 2014. Malang Raya meliputi Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang.

"Pilpres 2014 hasil kita di Malang Raya ini kurang-lebih 61 persen," tuturnya.

Berangkat dari raihan itu, Jokowi menargetkan tim sukses di Malang Raya memenangkannya hingga 70 persen suara.

"Minimal 70 persen, setuju? Minimal, minimal, minimal, saya bilang minimal. Nanti kalau tanggal 17 April sore sudah ada hasilnya, saya akan telepon ke sini, (saya tanya) 'berapa hasilnya?'," imbuhnya.

"Hati-hati, Pak Ketua saya telepon, (saya tanya) 'berapa hasilnya?', sesuai target atau tidak. Tapi kalau melihat antusiasme pada malam hari ini, saya meyakini kalau 70 persen pasti kita raih. Negosiasinya kayak begini, 70 persen nggak dapat kebangetan," ucapnya.
(nvl/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed