Ratusan Buruh Datangi Istana Tolak Kenaikan Harga BBM

Ratusan Buruh Datangi Istana Tolak Kenaikan Harga BBM

- detikNews
Minggu, 25 Sep 2005 12:37 WIB
Jakarta - Meski hari libur tidak berarti gelombang aksi penolakan kenaikan harga BBM berhenti. Setelah Hizbut Tahrir Indonesia, kini ratusan buruh mendatangi Istana Merdeka mengecam rencana harga baru minyak yang berlaku per 1 Oktober nanti.Massa yang menamakan diri Gabungan Serikat Buruh Independen ini menggelar aksi di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Minggu (25/9/2005) siang. Buruh menilai naiknya harga BBM hanya akan menambah tekanan yang dihadapi masyarakat kecil. Apalagi, sekitar 40,4 persen rakyat hidup dibawah garis kemiskinan. Selain itu, naiknya harga solar untuk industri justru akan dimanfaatkan oleh pengusaha."Naiknya BBM akan jadi alasan pengusaha untuk tidakmenaikkan upah dan mem-PHK buruh," kata seorang orator.Dalam aksi kali ini,para buruh juga membawa sejumlah poster. Antara lain bertuliskan "Tolak kenaikan harga BBM", "Turunkan harga kebutuhan pokok bagi hidup rakyat".Sebelum menggelar aksi di Istana, para buruh ini melakukan long march dari Bundaran Hotel Indonesia. Hingga pukul 12.30 WIB aksi masih berlangsung. Jalan Medan Merdeka Utara meski diramaikan massa peserta aksi, arus lalu lintas tetap lancar. (ton/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini