Hati-hati, Penularan Flu Burung Antarmanusia Tunggu Waktu

Hati-hati, Penularan Flu Burung Antarmanusia Tunggu Waktu

- detikNews
Minggu, 25 Sep 2005 09:27 WIB
Jakarta - Wabah flu burung di Indonesia sudah masuk stage III. Tahapan ini cukup kritis karena bisa terjadi penularan virus flu burung dari manusia ke manusia. Karena itu masyarakat diimbau waspada, salah satunya dengan pola hidup sehat."Sebelum itu terjadi kita harus bersiap-siap dengan pola hidup sehat. Terutama menjaga kebersihan lingkungan," ujar Kepala Divisi Informasi dan Surveillance KLB Flu Burung RSPI, dr Ilham Patu, saat dihubungi detikcom melalui telepon selulernya, Minggu (25/9/2005) pagi.Penularan antarmanusia tidak lagi menjadi perdebatan karena pertanyaannya kini adalah kapan itu terjadi. Pemahaman seperti ini juga terungkap dalam pertemuan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari, Menko Kesra Alwi Shihab, dan pejabat-pejabat terkait."Kebetulan saya hadir dalam pertemuan itu. Kita memang sudah sampai pada pemahaman seperti itu maka kita harus waspada dengan menerapkan hidup sehat," jelas Ilham.Ilham juga menjelaskan 10.000 butir obat Tamiflu dari WHO sudah tiba di Indonesia. Obat paten flu burung ini belum terdaftar di Badan POM sehingga sempat tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Namun kini obat-obat tersebut sudah dinyatakan legal oleh Badan POM.Cepat Periksakan DiriMasyarakat, terutama yang memelihara unggas atau beternak, diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan dan memvaksin unggas piaraan atau ternaknya. Kemudian, masyarakat diminta memakai masker, celemek, sepatu boot, dan sarung tangan jika berada di dalam peternakan.Sementara bagi masyarakat yang mengalami gejala flu dan memiliki riwayat kontak dengan tersangka flu burung, harus cepat-cepat memeriksakan di ke dokter, puskesmas, atau rumah sakit terdekat. "Sebab semakin cepat ditangani semakin baik," terang Ilham.Riwayat kontak? Misalnya adalah orang yang mengalami gejala flu setelah sebelumnya berkunjung ke Kebun Binatang Ragunan. Menurut catatan detikcom ada 12 mantan pengunjung KB Ragunan yang kini dirawat di RSPI Sulianti Saroso karena dugaan terkena flu burung."Atau kena flu dan ada unggas di sekitar rumah yang mati tiba-tiba, atau dekat peternakan unggas yang banyak hewannya mati apalagi didiagnosa flu burung. Mereka harus cepat memeriksakan diri ke dokter," imbau Ilham.Dengan pola hidup sehat, kemudian cepat memeriksakan diri jika ada gejala flu dan riwayat kontak, diharapkan bisa mencegah pandemi flu burung yang lebih. "Sehingga Insya Allah tidak jatuh banyak korban," demikian Ilham Patu.Moga-moga, Pak! (gtp/)


Berita Terkait