Luhut: Jangan Asik Fitnah dan Menjelek-jelekkan

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 25 Mar 2019 14:21 WIB
Foto: Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan (Isal Mawardi-detikcom)
Bekasi - Mesin komponen untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Bantargebang, Bekasi merupakan buatan China. Hal ini diungkap oleh Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan. Meski begitu Luhut ingin agar teknologinya bisa dipercayakan kepada Anak Bangsa.

Luhut menyampaikan hal itu saat sambutan dalam peresmian PLTSa Bantargebang. Luhut mengatakan mendorong teknologi PLTSa oleh anak bangsa.

"Teknologinya, yaa kita percayakan anak bangsa. Tadi mesinnya itu saya tanya (ke ketua BPPT) beliau bilang dari China, mana aja mau dari China kek mau dari bulan kek, bawa ke Indonesia bisa dibongkar, bikin di sini," kata Luhut di PLTSa Bantargebang, Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (25/3/2019).

Luhut sangat mendukung pembangunan PLTSa yang merupakan pilot project pengolahan sampah termal ini, dibuat di dalam negeri. Dia mendorong pembangunan PLTSa untuk pengolahan sampah agar bisa dikembangkan di kota-kota lain.

"Kalau ada kurang lebih buatan dalam negeri ya nggak apa-apa, mulai saja, kalau tidak kapan kita maju. Kita bikin aja, nanti kalau jadi yang (PLTSa) 100 ton ini kita buat untuk kota-kota yang seperti di Labuan Bajo atau di kampung saya di Balige, Pontianak yang sampahnya 100-200 ton, ya biarlah dibuat di situ, masukin katalog, langsung nanti nggak usah tender-tender lagi jadi sudah tahu harganya," jelasnya.

"Semua kalau mau, kalau kita kerjakan dengan niat, mestinya bisa. Aturannya kan kita yang buat sepanjang kepentingan nasional, kita buat aja asal sesuai norma-norma dan aturan. Jadi make it simple, karena presiden juga udah memerintahkan juga," sambungnya.



Luhut kemudian bercerita soal pengelolaan sampah bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Tadi malam saya bicara dengan Ibu Sri, beliau ini ahli sampah sederhana aja berpikirnya. 'Ayo kita kerjai, saya sebagai penanggung jawab di dalam bidang itu'. Apa sih yang nggak bisa? Spiritnya harus jelas, jadi kita bangun rasa harga diri bangsa. Jangan asik dengan berfitnah saja, padahal banyak masalah nasional yang harus diselesaikan," tuturnya.

Luhut menilai pembangunan PLTSa Bantargebang sangat cocok, mengingat volume sampah di Ibu Kota semakin meningkat. Sementara lahan untuk tempat pembuangan sampah di Bantargebang sudah tidak memadai.

"Ngeri tadi (bicara) dengan pak Pemprov DKI, tahun 2021 habis itu 1.500 Ha Bantargebang. Anda bisa bayangin kita cantik-cantik, gagah-gagah tapi sampah semua di belakang kita. Kita semua beragama, tapi kita jorok banyak sampah. Ayo sampah ini sumber strategic yang harus diselesaikan, nah kita gunakan teknologi dalam negeri," paparnya.

Di sela-sela sambutannya itu, Luhut menyinggung soal Pilpres. Ia berpesan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April 2019 nanti.

"Saya percaya anak bangsa bisa melakukan itu. Jangan hidup fitnah-fitnah saja, hidup menjelek-jelekan aja. Ini pesan, nanti tanggal 17 April silakan gunakan hak kalian, nggak usah takut-takut, pakai nurani yang paling dalam untuk kepentingan bangsa dan negara. Jangan demokrasi itu dihilangkan. Ingat kita berbuat yang terbaik untuk negeri kita tercinta ini," tandasnya.



Simak Juga "Kocak... Luhut Kenang 12 Tahun Kedekatannya dengan Jokowi":

[Gambas:Video 20detik]

(mea/fjp)